Ekonomi

Hadapi Merger dan Holding, Ini 5 Fakta Menarik Dirut PT Perinus Sigit Muhartanto

Tugas penting telah menanti Sigit Muhartanto.


Hadapi Merger dan Holding, Ini 5 Fakta Menarik Dirut PT Perinus Sigit Muhartanto
Potret Sigit Muhartanto. (Antara Photo)

AKURAT.CO, Sigit Muhartono ditunjuk oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, sebagai Direktur Utama PT Perikanan Nusantara (Persero) menggantikan Farida Mokodompit yang baru menjabat pada 9 Juli 2020 lalu. Tidak banyak dikenal, ternyata Sigit memiliki rekam jejak yang memuaskan sebagai seorang pemimpin di berbagai perusahaan. 

Dilansir dari berbagai sumber, AKURAT.CO mengumpulkan sejumlah fakta penting terkait SIgit Muhartono. 

1. Tempati sejumlah bidang di berbagai perusahaan

Sigit memiliki rekam jejak yang cukup mentereng. Berawal pada tahun 1989 silam, Sigit sudah dipercaya jadi AVP Corporate Banking Goup dari PT Bank Niaga hingga tahun 1997. Setelah itu, ia menjadi Direktur Pelaksana PT Danareksa Sekuritas dari tahun 1997 hingga 2005. Setelahnya, Direktur Keuangan, Pengembangan Bisnis, dan komersial PT Cardig Air (2008-2011), Dirut Meppo-Gen-SIntesa Group tahun 2012-2013, dan Dirut PT Truba Jaya Engineering pada tahun 2013 hingga 2016. Kemudian, ia juga pernah menjadi Dirut PT Central Pertiwi Bahari pada tahun 2015-2016. 

2. Kargo jadi spesialisasi

Pada April 2016 silam, lulusan S1 Institut Teknologi Sepuluh November, Surabaya, ini ditunjuk sebagai Direktur Kargo Garuda Indonesia. Satu tahun setelahnya, ia ditunjuk jadi Director of Commercial-International Passengers & Cargo Garuda Indonesia. Dalam kiprahnya di Garuda, Sigit sempat membuat inovasi hingga kesepakatan yang berhasil mendorong peran Garuda. Salah satunya adalah keberhasilannya dalam melakukan kesepakatan dengan PT Pos Indonesia adalah layanan kargo. 

3. Presiden Komisaris

Peran Sigit dalam pengembangan maskapai Garuda memang begitu terasa. Bahkan, pria lulusan Master of Business Administration di Saint Louis University, AS, tersebut terlibat dalam pengiriman Panda dari China ke Jakarta. Di saat yang bersamaan, Sigit juga merupakan Presiden Komisaris di PT Aerotrans Tahun 2016-2019 dan Presiden Komisaris PT Aero Wisata pada tahun 2016-2019. 

4. Kargo e-commerce commerce

Setelah lepas dari Garuda, Sigit memulai perjalanan baru di PT Jasa Angkasa Semesta (JAS) sebagai Direktur Chief Corporate Affairs & Businessman Officer. Selama menduduki jabatannya, Sigit juga pernah menjajaki kerja sama dengan PT Pos Indonesia demi bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk menggunakan Bandara Internasional Majalengka sebagai bandar kargo e-commerce. 

5. Tugas baru menanti

Pada tahun 2021 ini, Sigit Muhartono dipilih oleh Menteri BUMN, Erick THohir untuk menjadi Direktur Utama PT Perinus. Resmi ditunjuk, Sigit harus menghadapi sejumlah tugas penting. Salah satunya adalah proses merger dari Perusahaan Umum Perikanan Indonesia (Perum Perindo) dengan PT Perinus. Selain itu, kedua perusahaan tersebut juga akan mengalami pembentukan holding BUMN. Selain itu, Sigit juga harus menghadapi pembangunan rantai pasok dingin.

Dengan deretan pengalamannya menjadi seorang pemimpin di sejumlah perusahaan Indonesia, Sigit diharapkan mampu melaksanakan tugas barunya. []

Dian Dwi Anisa

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu