Entertainment

Habib Ja’far Tegaskan Keluar Grup WhatsApp Bukan Berarti Putus Silaturahmi!

Habib Ja’far Tegaskan Keluar Grup WhatsApp Bukan Berarti Putus Silaturahmi!
Habib Ja’far atau Huesin Ja'far Al Hadar saat diundang ke podcast Close The Door Deddy Corbuzier, diunggah Kamis (1/12/2022) ( YouTube/Deddy Corbuzier)

AKURAT.CO, Habib Ja’far atau Huesin Ja'far Al Hadar merupakan salah satu ustaz yang saat ini sedang viral di media sosial. Konten-konten agamanya terbukti digemari para penikmat konten. Apalagi Habib Jafar diketahui juga sering melakukan collab podcast bersama dengan sejumlah selebriti.

Yang terbaru adalah saat Habib Ja’far diundang ke podcast fenomenal Close The Door dari Deddy Corbuzier yang diposting pada Kamis (1/12/2022).

Habib Ja’far mengatakan jika seandainya kita berada dalam sebuah grup online WhatsApp dan kita tidak nyaman untuk berada disana lebih baik kita keluar, alih-alih itu bukan memutus silaturahmi namun hanya memutus kontak saja.

baca juga:

“Buat kalian yang yang terjebak di grup whatsapp keluarga, grup whatsapp apapun yang kemudian gak bahagia di sana, keluar! Keluar! Kata Nabi kalau dalam perkumpulan itu membawa dampak buruk bagi kalian, keluar!” tegas Habib Ja’far.

“Justru atas nama silaturahmi. Putus dong? Putus kontak doang tapi kan, cintanya gak putus yang penting tetep kita doain,” terang Habib Ja’far.

Ustaz yang disebut-sebut sebagai ustaz milenial ini juga menjelaskan bahwa di era digital seperti sekarang ini, yang dimaksud perkumpulan itu tidak hanya ada dalam bentuk offline tapi juga online, contohnya adalah grup WhatsApp.

"Perkumpulan itu sekarang bukan hanya offline tapi online juga dan jangan bilang berarti memutus tali silaturahmi enggak. Silah itu artinya hubungan, rahim itu penuh cinta, kalau di sana justru kalian saling membenci karena grup whatsapp, keluar!" jelas Habib. 

Habib Ja’far menjelaskan dengan nada yang lumayan tegas bahwa kita harus memiliki keberanian untuk menolak perkumpulan yang kita rasa tidak membawa kita menjadi lebih baik.

Beragam komentar netizen pun muncul atas dakwah Ustaz Ja’far yang satu ini.

@Zik: “gw diinvite terus padahal gw udh out berkali"

@alvinlcrossbreed: “respect sangat sama bibib satu ini...wlu tdk se channel”

@user6548686014862: “alhamdulillah..tenang setelah denger penjelasan ini..”

@cintamama84 cintaaa: “dan itu yg aku lakukan, pergi jauh sejauh jauhnya,n aku akan kmbali saat bintang kejoraku SDH bersinar kembali

@misskaronese: “Begitu out, langsung ditanyain "kenapa kenapa?".. Abis tu di invite lgi.. pdhl ud ga nyaman

@rania: “aku udah keluar dari dulu ????????”

Sebelum dirinya dikenal seperti sekarang, Habib Ja'far merupakan seorang penulis di beberapa media nasional Indonesia. Ia juga telah menerbitkan beberapa buku seperti Anakku Dibunuh Israel, Menyegarkan Islam Kita, dan Tuhan Ada di Hatimu.  

Pria kelahiran Madura pada 21 Juni 1988 itu memang sering kali terlihat membuat konten bersama beberapa selebriti papan atas Indonesia. Tidak hanya dengan Onad saja, namun ia beberapa kali muncul dan kolaborasi di beberapa kanal YouTube yang banyak digandrungi para kaum muda.

Ia pertama kali mulai dikenal saat mengisi konten dakwah saat bulan Ramadan. Namanya semakin melambung saat diajak berkolaborasi dengan komika sekaligus YouTuber Coki Pardede dan Tretan Muslim. Ia juga membangun channel pribadinya yakni Jeda Nulis yang kini telah memiliki 764 ribu subscribers. Habib Ja'far juga aktif di sosial media seperti Instagram. 

Menjadi seorang ustaz atau tokoh agama, Habib Ja'far sering membawakan dakwah yang ringan yang mampu menggetarkan hati anak muda. Dengan pembawaan yang santai dan bahasan terkait isu-isu terkini menyangkut anak muda, Habib Ja'far terbukti dapat diterima masyarakat khususnya kaum milenial.

Lulusan Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah ini juga dianggap sebagai pendakwah yang tidak memiliki kesan menggurui dan selalu menghargai perbedaan. Tak jarang Habib Ja'far menjawab pertanyaan-pertanyaan nyeleneh dari penggemarnya.