News

Gus Samsudin dan Pesulap Merah: Ini Tanggapan PBNU soal Padepokan Gus Samsuddin Akhirnya Ditutup

Ketua PBNU Bidang Keagamaan KH Ahmad Fahrur Rozi alias Gus Fahrur mengidentikan trik-trik itu dengan dukun. Masyarakat agar tidak mudah percaya.


Gus Samsudin dan Pesulap Merah: Ini Tanggapan PBNU soal Padepokan Gus Samsuddin Akhirnya Ditutup
Pesulap Merah ()

AKURAT.CO Aksi bongkar trik sulap Gus Samsudin oleh pesulap merah, Marcel Radhival menjadi perbincangan serius warganet. Aksi atau trik-trik sulap Gus Samsudin yang diunggah di akun YouTube-nya itu juga mendapat sorotan tajam dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). 

Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Bidang Keagamaan KH Ahmad Fahrur Rozi alias Gus Fahrur mengidentikan trik-trik itu dengan dukun. Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya dengan dukun-dukun. 

Bahkan, ia melarang umat Islam menyamakan dukun dengan kiai. Banyak pihak kerap menyebut dukun dengan kiai. Padahal, kata dia, keduanya berbeda.

baca juga:

Menurut dia, dukun memakai trik sedangkan kiai memiliki karomah atau kemuliaan.

“Masyarakat mesti ditekankan bahwa kalau karomah itu tidak diobral-obral. Karomah itu diberikan kepada wali, kekasih Allah, tidak untuk jualan, tidak untuk komersil atau konten. (Kalau dukun) itu tipuan, sihir, atau sulap,” ungkap Gus Fahrur dari website NU Online pada Rabu (3/8/2022). 

Dia menjelaskan, karomah seseorang kiai bisa dilihat dan dibuktikan. Tetapi, pembuktiannya bukan dari keanehan-keanehan yang dilakukan, melainkan dari ilmu dan amal. Para kiai yang memiliki karomah, kata Gus Fahrur, adalah mereka yang mengikuti sunnah dan syariat. 

"Ukurannya bukan aneh-aneh. Nabi tidak mengajari yang aneh-aneh, tapi mengajari shalat dan kebaikan. Tapi ukurannya Nabi. Kalau (perilaku) mereka tidak cocok dengan Nabi atau walaupun bisa terbang, tetap itu bukan wali,” kata Pengasuh Pondok Pesantren Annur Bululawang, Malang, Jawa Timur itu.

Gus Fahrur menegaskan, karomah tidak mungkin keluar dari tangan orang sembarangan. Hal ini sama seperti halnya mukjizat yang hanya diberikan kepada Nabi Muhammad. Mukjizat yang dimiliki Nabi itu pun tidak diobral meskipun pada kondisi-kondisi tertentu, Nabi membuktikan mukjizat itu kepada masyarakat sebagai karunia dari Allah yang di luar kemampuan akal manusia.

"Itu pun sifatnya hanya untuk menguatkan kenabian. Sementara wali juga begitu, ada karomah. Syekh Abdul Qodir Al-Jailani pernah mengingatkan jangan kamu heran kalau ada orang bisa jalan di atas air atau terbang di angkasa, sebab burung bisa terbang dan ikan malah jalan di dalam air,” terang Gus Fahrur.

Seperti diketahui, bari-baru ini, warganet dikejutkan dengan akai Marcel yang mendatangi padepokan Gus Samsudin. Kedatangannya itu untuk membuktikan kesaksian Gus Samsudin yang oleh warga sekitar dianggap memiliki kelebihan. 

Namun, aksi nekat Pesulap Merah itu gagal terwujud. Ia tidak berhasil membuktikan karena diadang oleh pengacara Gus Samsudin.

Bahkan, ada seorang warga yang tiba-tiba menyerang Pesulap Merah saat ia terlibat perdebatan sengit dengan pengacara Gus Samsudin dan Kepala Desa Rejowinangun. Kabar terkini, padepokan Gus Syamsudin ditutup. []