Rahmah

Gus Baha: Jangan Minta Mati Syahid, Nanti Kalau Mati, Tidak Bisa Lagi Membela Agama Allah

Gus Baha menjelaskan bahwa tidak dibolehkan bagi seseorang untuk mati syahid. Sebab jika dirinya mati, maka tidak akan bisa lagi membela agama Allah.


Gus Baha: Jangan Minta Mati Syahid, Nanti Kalau Mati, Tidak Bisa Lagi Membela Agama Allah
Gus Baha (Pwnujatim)

AKURAT.CO Cendekiawan Muslim KH Bahauddin Nursalim atau yang lebih akrab disapa Gus Baha mengatakan diantara rasa panik yang ditimbulkan oleh seseorang, ada panik yang karena bawaan watak manusia.

"Misalnya anda dikepung orang kafir dan semua ingin membunuh anda lalu anda panik. Ini berdoa atau tidak ya. Atau mungkin sekalian saja berdoa minta Khusnul Khatimah ya. Karena ini sudah jelas," ujar Gus Baha dalam sebuah video yang diunggah melalui channel YouTube Santri Gayeng, Senin (17/1/2022).

Gus Baha menambahkan, dalam konteks perang, seorang Muslim yang taat dia tidak akan meminta mati dalam Khusnul Khatimah. Karena jika terus menang orang tersebut masih bisa membela agama.

baca juga:

"Padahal harusnya kalau anda mukmin sejati yang dilakukan adalah jangan terburu-buru doa meminta Khusnul Khatimah. Ini konteks perang, kita tetap ingin menang untuk mengangkat kalimat Allah SWT," kata Gus Baha.

"Jangan langsung berpikir khusnul khotimah, berarti anda pecundang. Karena ingin cepat mati, agar tidak ikut lagi. Katanya ingin memperjuangkan Islam, kok malah senang mati," imbuh Gus Baha.

Oleh karena demikian, Gus Baha menjelaskan bahwa Syekh Nawawi Banten pernah berfatwa bahwa tidak dibolehkan bagi seseorang untuk mati syahid. Sebab jika dirinya mati, maka tidak akan bisa membela agama Allah dan berjuang kembali.

"Padahal mati itu akhir dari segalanya termasuk akhir dari perjuangan. Makanya Syekh Nawawi Banten berfatwa bahwa orang minta mati syahid itu tidak boleh. Alasannya dengan kamu mati, maka berkahir pula potensi anda untuk berjuang," tutur Gus Baha.

Dalam hal ini, lanjut Gus Baha menyampaikan, bahwa yang boleh dalam Islam adalah seorang ingin baik hidupnya atau mati diridhai Allah SWT. Sementara soal pilihan Allah, seorang akan tetap hidup itu agar meninggikan kalimat Allah. Bahwa mati sebagai bukti bahwa nyawa kita milik Allah SWT.

"Tapi jangan fokus menginginkan mati syahid, berarti anda tidak siap mengawal Islam dengan jasad dan kemenangan kamu," ucap Gus Baha.

Oleh karena itu, menurut Gus Baha, Syekh Nawawi meminta umat untuk tidak usah minta mati syahid. Karena mati syahid, secara tidak langsung adalah orang yang terbunuh oleh orang kafir.

"Bukan masalah dibunuhnya, tapi hal kamu itu menjadikan kamu tidak lagi bisa membela Islam," ungkap Gus Baha.

"Jadi misalnya kita lagi ngaji seperti ini, lalu dikepung oleh orang kafir. Ketika kamu panik karena pasti kalah, lalu berdoa ya Allah saya ingin minta Khusnul Khatimah. Kalau begitu, berarti kamu tidak ingin Islam itu menang, paham kan?," tandas Gus Baha. []