Rahmah

Gus Baha: Jangan Menceritakan Dosa, Bisa Berbahaya

Gus Baha: Jangan Menceritakan Dosa, Bisa Berbahaya
Gus Baha (Pwnujatim)

AKURAT.CO Sederhana, tawadhu, mendalam dalam menyampaikan keilmuan Islam, dan sarat dengan guyonan. Itu karakter yang banyak orang tahu soal Gus Baha. Ulama NU yang banyak memberikan pencerahan di tengah masyarakat.

Beliau dikenal sebagai sosok yang disegani oleh warga Nahdliyyin dan juga masyarakat secara umum. Tidak hanya memberi pengajian di kalangan warga NU, tetapi sesekali juga di instansi-instansi organisasi masyarakat lain.

Salam salah satu video yang diunggah akun Facebook Ngaji Online, pada 26 Juni 2020, Gus Baha menjelaskan bahwa kita tidak boleh menceritakan dosa kepada orang lain, sebab itu berbahaya.

baca juga:

Gus Baha menceritakan bagaimana misalnya kita menceritakan kesalahan kepada anak-anak, ketika kita tidak naik kelas, atau ketika kita pernah nakal saat remaja. Jika diceritakan pada anak khawatir anak akan menjadikan itu sebagai rujukan.

Islam mengajarkan kita untuk tidak menceritakan kesalahan-kesalahan yang dilakukan. Nabi saja ketika ada orang yang mengaku kepada dirinya telah melakukan maksiat zina, beliau kemudian menutupinya. Tapi bukan berarti untuk tidak jujur.

Tidak bolehnya kita menceritakan kesalahan dan dosa benar bukan berarti mengajarkan kita untuk tidak jujur. Tetapi itu sebagai siasah seorang muslim dalam kehidupannya. Agar, misalnya, tidak diikuti oleh keturunannya.

Biarlah kata Gus Baha, yang muncul di permukaan adalah hal-hal yang baik di mata Islam, seperti azan, orang-orang berjamaah, sedekah, dan lain sebagainya. Bila orang yang pernah berbuat salah diperlihatkan, maka apa jadinya dunia akan penuh dengan gambaran ahli maksiat. Wallahu A'lam.[]

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu