News

Gunung Tuleh Pasaman Barat Dicanangkan Jadi Kampung Jarwo

Pencanangan Kampung Jarwo untuk meningkatkan produktivitas pertanian di Pasaman Barat


Gunung Tuleh Pasaman Barat Dicanangkan Jadi Kampung Jarwo
Petani Gunung Tuleh Pasaman Barat (DOKUMEN)

AKURAT.CO Untuk meningkatkan produktivitas pertanian di Pasaman Barat, Kementerian Pertanian, melalui program IPDMIP mencanangkan Kampung Jarwo di Daerah Irigasi Tanjung Durian dan Talang Kuning Kecamatan Gunung Tuleh, Pasaman Barat, Sumatera Barat.

Pencanangan tersebut dilakukan dalam kegiatan Temu Tani IPDMIP di Kecamatan Gunung Tuleh

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan pertanian dituntut untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian.

baca juga:

"Tantangan kita saat ini adalah meningkatkan produktivitas pertanian. Karena dengan meningkatnya produktivitas, maka ketahanan pangan sama-sama bisa kita jaga," katanya.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi, mengutarakan hal serupa.

"Pertanian tidak boleh berhenti. Pertanian tidak boleh bersoal. Petani harus terus turun ke lapang, penyuluh harus turun ke lapang dan memastikan produktivitas pertanian tidak berhenti," tuturnya.

Menurut Dedi Nursyamsi, peningkatan produktivitas juga dilakukan melalui IPDMIP.

"Khususnya peningkatan produktivitas di daerah irigasi. Untuk itu kita harapkan petani bisa menyerap ilmu yang disampaikan dalam program IPDMIP. Dan terapkan di lahan pertanian masing-masing," tuturnya. 

Forum Temu Tani IPDMIP di Kecamatan Gunung Tuleh, di antaranya berbagi pengalaman dengan pemateri Rahidin. Yang dibahas dalam kegiatan ini adalah teknik tanam jajar legowo

Selain itu, dilakukan juga pencanangan kampung jajar legowo di DI Tanjung Durian oleh Camat Gunung Tuleh, penyampaian hasil identifikasi Pencanangan kampung jajar legowo oleh Koordinator BPP Kec.Gunung Tuleh.

Kegiatan ini diikuti 35 orang peserta, terdiri dari 11 perempuan dan 24 laki-laki. Pertemuan dilakukan di Kelompok Tani Laut Tinggal dengan penyuluh Eliza, SP & Yuliyes Marni, serta staf lapangan Anton Suherman, dan Dedi Kurni.[TIM]