News

Gunung Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 1,5 Kilometer

Gunung Merapi meluncurkan awan panas guguran sebanyak tiga kali.


Gunung Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 1,5 Kilometer
Luncuran awan panas guguran gunung merapi dengan radius satu kilometer ke rah Kali Gendol, Sleman, Senin (18/2/2019) (Twitter.com/BPPTKG)

AKURAT.CO, Gunung Merapi di perbatasan Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta kembali meluncurkan awan panas guguran sebanyak tiga kali ke arah barat daya dengan jarak luncur maksimum sejauh 1,5 km pada Selasa pagi.

Menurut keterangan tertulis Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Hanik Humaida, Merapi pada pukul 04.11 WIB meluncurkan awan panas guguran pertama sejauh 1,3 km ke arah barat daya.

"Guguran awan panas itu, terjadi selama 113 detik dan tercatat di seismogram beramplitudo 30 mm," katanya pada Selasa, (20/4/2021).

Merapi terpantau menggugurkan awan panas lagi pada pukul 04.50 WIB. Guguran awan panas itu meluncur ke arah barat daya sejauh 1,3 km.

Guguran awan panas yang berlangsung selama 114 detik tersebut tercatat memiliki amplitudo maksimum 18 mm.

Pada pukul 06.31 WIB, awan panas guguran ketiga meluncur dari Gunung Merapi dengan jarak luncur maksimum 1,5 km ke arah barat daya. Guguran awan panas dengan amplitudo 39 mm itu terjadi selama 118 detik.

Selama periode pengamatan Selasa pukul 00.00 sampai 06.00 WIB, Gunung Merapi juga terpantau 14 kali meluncurkan guguran lava pijar dengan jarak maksimal 1.000 meter ke arah barat daya.

Di samping itu, Gunung Merapi mengalami 40 kali gempa guguran dengan amplitudo tiga sampai 19 mm selama 11 sampai 88 detik, satu kali gempa hembusan dengan amplitudo delapan mm selama 19 detik, serta lima kali gempa fase banyak dengan amplitudo 3 sampai 8 mm selama 5 sampai 7 detik.

Hingga saat ini, BPPTKG masih mempertahankan status aktivitas Gunung Merapi pada Level III atau Siaga.

Guguran lava dan awan panas Gunung Merapi diperkirakan berdampak pada wilayah dalam sektor selatan-barat daya yang meliputi Sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih.

Apabila gunung api itu meletus, lontaran material vulkaniknya dapat menjangkau daerah dalam radius tiga kilometer dari puncak gunung.[]

Sumber: Antara

Melly Kartika Adelia

https://akurat.co