Tech

Gunakan Ponsel Pintar Dengan Bijaksana Bisa Hindari Cyberbullying

Gunakan Ponsel Pintar Dengan Bijaksana Bisa Hindari Cyberbullying
Cyberbullying atau perundungan online merupakan perundungan dengan menggunakan teknologi digital. (geralt/Pixabay)

AKURAT.CO, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bersama dengan Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) Siberkreasi menyelenggarakan webinar Literasi Digital #MakinCakapDigital 2023 dalam rangka kampanye Gerakan Nasional Literasi Digital di Indonesia untuk segmen pendidikan di wilayah DKI Jakarta, Banten dan sekitarnya pada Jumat (31/3/2023) dengan tema besar "Cyberbullying, Apa Itu dan Bagaimana Cara Menghentikannya?"

Di era sekarang ini kita tak bisa terlepas dari digital, masing-masing orang juga sudah memiliki smartphone yang terhubung internet.

Survei dari We Are Social dan HootSuit pada awal 2023 pun menyebut bahwa sebanyak 212,9 juta atau 77 persen penduduk Indonesia sudah terhubung internet.

baca juga:

"Sangat penting bagi pendidik dan murid untuk menggunakan smartphone dengan bijaksana," ungkap Yaumil Amini Guru Mata Pelajaran dan Pembimbing Extrakulikuler SMA Negeri 10 Tangerang selaku narasumber kegiatan literasi digital #makincakapdigital 2023 untuk segmen pendidikan di wilayah DKI Jakarta, Banten dan sekitarnya pada Jumat (31/3/2023).

Internet membuat setiap orang bisa saling berinteraksi melintasi batasan geografis dan budaya. Dimana penggunanya juga bisa membangun hubungan lebih jauh dengan berkolaborasi. Berdasarkan alasan itulah segala aktivitas di ruang digital harus memerhatikan etika digital sehingga dapat mnumbuhkan kesinkronan dan keharmonisan. 

Netiket atau etika berinternet yaitu tata krama dalam dunia digital sangatlah penting, pengguna harus menyadari bahwa tengah berinteraksi dengan manusia lain.

"Selalu pikirkan apa-apa yang kalian ketik dan apa yang diposting di sosial media. Karena kata-kata yang dilontarkan itu bisa saja menyakiti orang lain, inilah salah satu alasan cyberbullying penting untuk diketahui," imbuhnya. 

Untuk mencegah cyberbullying, pengguna internet harus memahami dulu apa sebenarnya perilaku negatif tersebut.

Cyberbullying atau perundungan online merupakan perundungan dengan menggunakan teknologi digital. Biasanya perundungan terjadi di media sosial, melalui platform percakapan, termasuk saat bermain game. 

Untuk mencegah cyberbullying, pengguna media digital harus selalu berpikir positif dengan berpikir dulu sebelum mengunggah atau mengomentari sesuatu. Tanyakan kepada diri sendiri apakah unggahan penting, baik, informasinya benar dan bermanfaat.

Saat menjadi korban cyberbullying, seseorang bisa menangkalnya dengan bersikap tenang, mengabaikannya, mengumpulkan bukti hingga melaporkannya dan memblokir akun. 

"Internet seperti mata pisau yang memiliki dua mata sisi, di satu sisi bermanfaat tapi juga ada efek negatif. Semua itu tergantung dari sikap bijaksana penggunanya," tutupnya.

Sebagai informasi, Webinar Makin Cakap Digital merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam program Indonesia Makin Cakap Digital yang diinisiasi oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemenkominfo) bersama Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) Siberkreasi. 

Program kegiatan Literasi Digital #MakinCakapDigital tahun 2023 menghadirkan sejumlah pembicara yang ahli di bidangnya antara lain Yaumil Amini Guru Mata Pelajaran dan Pembimbing Extrakulikuler SMA Negeri 10 Tangerang, Verra Rousmawati Instruktur Edukasi4ID, Ferlianto Founder Blogger Kubu Raya, serta Aldiyar Instruktur Edukasi4ID, dan UI/UX Designer.

Adapun informasi lebih lanjut mengenai literasi digital dan info kegiatan dapat diakses melalui website literasidigital.id atau event.literasidigital.id, atau akun Instagram @literasidigitalkominfo, Facebook Literasi Digital Kominfo dan YouTube Literasi Digital Kominfo.