News

Gunakan Pesawat Bersimbol LGBT, Benarkah Tim Jerman Ditolak Mendarat di Qatar?

Gunakan Pesawat Bersimbol LGBT, Benarkah Tim Jerman Ditolak Mendarat di Qatar?
Delegasi tim nasional Jerman telah tiba dengan lancar di Bandara Internasional Hamad, Qatar, pada Kamis (17/11) untuk berpartisipasi dalam Piala Dunia 2022. (AFP)

AKURAT.CO, Media sosial digegerkan dengan kabar bahwa Qatar menolak kedatangan pesawat tim nasional Jerman yang berpartisipasi di Piala Dunia 2022 karena berlogo 'pelangi'. Sejumlah media asing juga turut memberitakannya. Namun, kabar ini ternyata hoaks.

Kantor berita Albawaba pada Minggu (20/11) mewartakan Qatar melarang pesawat Lufthansa yang mengangkut para pemain sepak bola Jerman mendarat di Bandara Internasional Hamad. Slogan 'Diversity Wins' (Keberagaman Menang) terlihat di pesawat timnas Jerman.

"Menurut sumber, tim Jerman harus mendarat di Oman dan mengganti pesawat sebelum menuju Qatar untuk berpartisipasi dalam Piala Dunia FIFA 2022, yang diperkirakan dimulai hari ini," bunyi laporan kantor berita Albawaba.

baca juga:

Namun, laporan Egypt Independent membantahnya. Menurut sumber media tersebut, delegasi tim nasional Jerman telah tiba dengan lancar di Qatar pada Kamis (17/11) untuk berpartisipasi dalam Piala Dunia.

"Warganet menanggapi klaim tersebut tanpa melihat fakta sebenarnya," tulisnya.

Tim nasional Jerman akan melangsungkan pertandingan persahabatan melawan Oman di Muscat pada Rabu (16/11). Setelah menang 1-0, mereka terbang ke Qatar dan tiba pada Kamis (17/11). Jerman sendiri berada di Grup E bersama Kosta Rika, Spanyol, dan Jepang.

Penyelenggaraan Piala Dunia di Qatar memang menuai kontroversi lantaran negara tersebut menerapkan sistem hukum Syariah yang menentang hubungan sesama jenis. Pelanggarnya pun terancam hukuman mati.

"Kaum gay harus menerima aturan kami di sini," kata Duta Besar Piala Dunia Khalid Salman beberapa pekan lalu.

Ia pun menyebut homoseksualitas sebagai kerusakan pikiran.

Maskapai Lufthansa sontak menuai perhatian lantaran berani 'melawan' dengan menerbangkan 'pesawat keberagaman' untuk mengantar tim sepak bola Jerman ke Piala Dunia Qatar. Diwartakan The Independent pada 14 November, Airbus A330 ini dijuluki 'Fanhansa' dengan bertuliskan slogan 'Diversity Wins' (Keberagaman Menang).

Pesawat tersebut akan menerbangkan tim, pelatih, dan manajemen Jerman ke pusat pelatihan mereka di Oman pada 14 November, kemudian melanjutkan perjalanan ke Qatar. Pernyataan ini sejalan dengan klarifikasi yang dilaporkan Egypt Independent.

Lufthansa mengungkap desain tersebut pada 13 November setelah bertahun-tahun kampanye oleh aktivis LFBTQ+ yang menentang penyelenggaraan Piala Dunia tahun ini di Qatar. Eksterior pesawat tersebut menampilkan gambar warna-warni orang-orang yang saling merangkul. Desain tersebut dirancang oleh ilustrator Jerman bernama Peter Phobia.

Gunakan Pesawat Bersimbol LGBT, Benarkah Tim Jerman Ditolak Mendarat di Qatar - Foto 2
Lufthansa

"Lufthansa merupakan corong suara untuk keterbukaan, toleransi, keragaman, dan menyatukan manusia. Perusahaan memungkinkan pelanggannya dari semua negara dan budaya untuk terhubung dan menyambut semua orang, tanpa memandang jenis kelamin, usia, etnis, agama, kebangsaan, identitas, atau orientasi seksual.

"Pesawat ini pun membawa pesan yang sama, bahwa Keberagaman Menang, di atas dan diseluruh dunia. Piala Dunia 2022 di Qatar ini tak seperti yang lainnya. Yang lebih penting bagi kita adalah untuk memberi contoh keberagaman tanpa batas," bunyi pernyataan Lufthansa di laman resminya. []