Olahraga

Gugatan Wilder Dikabulkan, Laga Joshua-Fury dalam Ketidakpastian

Hakim pengadilan AS memutuskan bahwa Deontay Wilder punya hak untuk menghadapi Tyson Fury di pertarungan ketiga sebelum 15 September tahun ini.


Gugatan Wilder Dikabulkan, Laga Joshua-Fury dalam Ketidakpastian
Tyson Fury dan Deontay Wilder usai pertarungan perebutan gelar juara dunia tinju kelas berat WBC di Las Vegas, Amerika Serikat, Sabtu (22/2). (REUTERS/Steve Marcus)

AKURAT.CO, Urusan negosiasi pertarungan perebutan lima gelar juara dunia antara Anthony Joshua dan Tyson Fury kini punya pekerjaan tambahan yang tidak ringan. Pasalnya, petinju asal Amerika Serikat yang dikalahkan Fury dalam perebutan gelar WBC pada Februari tahun lalu, Deontay Wilder, memenangi gugatan hukumnya.

Selepas merebut gelar WBC dari Wilder di Las Vegas, Amerika Serikat, Fury semestinya punya kontrak pertandingan ketiga. Namun, dengan terjadinya pandemi virus corona (COVID-19), kesepakatan itu tak berjalan karena Fury ingin laga digelar pada 2020 sementara Wilder menginginkan 2021.

Fury kemudian menjalin kesepakatan dengan Joshua untuk perebutan gelar WBA, WBO, WBC, IBF, dan IBO. Kesepakatan sudah final di mana pertarungan bakal digelar di Arab Saudi pada 14 Agustus mendatang.

Pada Senin (17/5) lalu, hakim pengadilan AS memutuskan bahwa Wilder punya hak untuk menghadapi Fury di pertarungan ketiga sebelum 15 September tahun ini. Keputusan ini juga menempatkan pertarungan Joshua-Fury pada 14 Agustus dalam ketidakpastian.

BBC menyebut bahwa promotor Fury, Top Rank, belum memberikan komentar atas hal ini. Adapun promotor yang menaungi Joshua, Eddie Hearn, berulangkali mengatakan bahwa pertarungan di Arab Saudi akan berjalan sesuai rencana.

Kemungkinannya adalah kubu Fury akan menawarkan sejumlah uang untuk membujuk agar Wilder memberikan jalan pertarungan dengan Joshua. Namun, kesepakatan juga memungkinkan untuk memasukkan Wilder sebagai lawan pemenangan Joshua-Fury.

Jika kesepakatan tercapai, maka Wilder akan kembali ke etalase sebagai penentang untuk lima gelar pada 2022. Secara bisnis, gugatan hukum Wilder sebenarnya memberikan kontinuitas karena petinju ini sebenarnya masih memiliki magnet dengan rekam pertarungannya selama ini.

Wilder, 35 tahun, merebut gelar juara dunia WBC dari Bermane Stiverne pada Januari 2015. Ia mempertahankan gelar tersebut selama lima tahun sampai ia dikalahkan Fury pada pertarungan kedua.

Kekalahan atas Fury juga merupakan yang pertama bagi Wilder dalam 44 pertarungan profesional yang sudah ditempuhnya sejauh ini. Adapun pertarungan pertama menghadapi Fury berakhir imbang di Los Angeles, 1 Desember 2018.[]

Hervin Saputra

https://akurat.co