Lifestyle

Gucci Gemparkan Milan Fashion Week dengan 68 Model Kembar

Gucci Gemparkan Milan Fashion Week dengan 68 Model Kembar
Koleksi Gucci di Milan Fashion Week S/S 2023 (Instagram/Gucci)

AKURAT.CO, Rumah mode Italia, Gucci, membuat kejutan di Milan Fashion Week pada Jumat, 23 September 2022 lalu. 

Diketahui, merek fesyen tersebut menampilkan 68 model kembar identik di catwalk dalam pertunjukan koleksi baru mereka yang bertajuk 'Gucci Twinsburg'.

Direktur kreatif Alessandro Michele mengatakan koleksi ini ingin memberi penghormatan kepada anak kembar, sebuah pengingat ke kota Ohio yang mengadakan festival tahunan untuk anak kembar. 

baca juga:

Tema ini diambil Michelez, karena berkaitan juga dengan kisah hidupnya.

"Saya adalah putra dari dua ibu: ibu Eralda dan ibu Giuliana. Dua wanita luar biasa yang menjadikan kembaran mereka sebagai segel terakhir dari keberadaan mereka," kata Michele, yang dikutip dari halaman Times of India, Kamis, 29 September 2022.

"Mereka hidup dalam tubuh yang sama. Mereka berpakaian dan menyisir rambut mereka dengan cara yang sama. Mereka dicerminkan secara ajaib. Yang satu melipatgandakan yang lain. Itu adalah duniaku, dua kali lipat dan dua kali lipat," sambungnya.

Runway dibuka dengan penampilan model tunggal berjalan di atas catwalk, sebelum dinding diangkat untuk menunjukkan saudara-saudara mereka di sisi lain dengan pakaian yang sama persis. 

Para model kemudian bergandengan tangan saat mereka berjalan bersama sambil memamerkan koleksi terbaru Gucci. 

Desain Michele dimulai dengan jaket blazer hitam yang dipadukan dengan celana seperti suspender, diikuti dengan gaun berikat merah cerah. 

Lalu, ada jaket biker dipasangkan dengan rok berpotongan, jaket perak berkilauan dipotong dan memiliki bahu besar, sementara motif pada gaun warna-warni menggambarkan kunci pas dan baut.

Model juga mengenakan trench coat Gucci sepanjang lantai, desain yang terinspirasi kimono bunga, dan gaun sutra berkerut, di antara perpaduan penampilan yang eklektik. 

Untuk aksesoris, perhiasan manik-manik panjang dan kacamata hitam, celana ketat bermotif macan tutul, dan sepatu bot kulit ular mewarnai panggung.

"Lewat Twinsburg, kami coba menciptakan ketegangan dalam hubungan asli dan salinan, seolah-olah tampilan disihir dan pakaian berhasil digandakan," ungkapnya.

"Dengan menampilkan model kembar identik ini memberi efek dramatis yang sangat baru. Ada ketegangan dalam unsur identitas, namun tetap menonjolkan kualitas yang sangat sempurna," tutupnya.[]