Olahraga

Guardiola: Sukses Man City bukan karena Uang!

"Kalau menilai karena uang, Anda salah!"


Guardiola: Sukses Man City bukan karena Uang!
Selebrasi pemain Man City. (Instagram/mancity)

AKURAT.CO, Butuh waktu lima musim bagi Pep Guardiola membawa Manchester City (Man City) menembus final Liga Champions.Kini, klub tersebut tinggal 90 menit lagi mewujudkan mimpinya menjadi klub besar dan disegani di Eropa.

“Ini luar biasa,” ujar Pep seusai laga melawan Paris Saint-Germain (PSG), Rabu (5/5/2021) dini hari WIB.

“Orang-orang mengira mencapai final Liga Champions itu gampang. Mencapainya saat ini menjadi lebih wajar mengingat apa yang sudah kami lakukan empat atau lima tahun sebelumnya,” imbuh mantan pelatih Barcelona dan Bayern Muenchen ini.

Menurut Pep, kompetisi Liga Champions terkadang memerlukan detail kecil. Seperti saat Riyad Mahrez berhasil mencetak gol melewati pinggul pagar betis para pemain PSG pada leg pertama.

“Manchester United memenangi titel karena John Terry terpeleset dan mencetak gol di menit terakhir melawan Bayern Muenchen. Real Madrid memenangi titel melawan Atletico Madrid pada menit ke-93. Ini adalah kompetisi sulit dan sesuatu di dalam bintang-bintang terlibat di dalamnya,” ungkap Guardiola.

Bukan karena Uang

Pep menandaskan bahwa sukses timnya bukan karena uang. Ia memastikan bahwa jika ada yang berpikir demikian maka orang itu telah salah menyangka.

“Saya berterima kasih kepada pemilik, petinggi dan staf klub. Klub ini adalah tentang orang-orang yang bekerja di balik layar. Ini bukan hanya tentang uang. Jika Anda berpikir seperti itu, Anda salah,” tegasnya dikutip dari BBC.

Faktanya memang ada kerja keras dan pengorbanan di sana. Tim arahan Guardiola tiga kali tumbang di perempat final dalam tiga musim terakhir. Masing-masing dari Lyon, Tottenham, dan Liverpool. Lalu tersingkir di 16 besar oleh Monaco pada awal kepelatihan Guardiola.

Dalam 10 musim bermain di Liga Champions, Man City tercatat hanya sekali mampu ke semifinal. Kala itu kalah 0-1 dalam dua leg dari Real Madrid pada saat diasuh Manuel Pellegrini musim 2015/2016.

Buah Konsistensi

Man City sempat tertinggal lebih dahulu pada leg pertama di Paris saat sundulan Marquinhos membobol gawang mereka. Tapi sukses membalikkan keadaan pada babak kedua menjadi 2-1.

Guardiola mengatakan para pemainnya begitu konsisten dari waktu ke waktu. Itu salah satu yang membuat timnya solid sekarang ini.

Pencetak gol saat di Paris, Riyad Mahrez, yang kembali menjadi bintang di Manchester, mengatakan salah satu kunci sukses timnya ke final adalah permainan konsisten dan soliditas tim yang terjaga. “Kami sedikit kebobolan. Saya pikir itulah kenapa kami ke final,” kata kapten timnas Aljazair ini.

Ruben Dias, yang tampil bagus di leg kedua, mengatakan dua leg yang dijalani Man City menunjukkan ‘karakter sebenarnya dari tim.’

“Saat di babak pertama kami tertinggal 0-1 di Paris kami menunjukkan diri, yang menggambarkan tim ini,” ujar pemain asal Portugal kepada CBS Sport.

“Ketika kesulitan datang, kami mencoba melangkah.”

Pep Mengubah Man City

Sejak Man City diambil oleh Sheikh Mansour pada 2008 mereka memenangi empat gelar Liga Primer Inggris, dua Piala FA dan enam Piala Liga, tapi trofi Eropa seperti jauh dari mereka.

Lalu Guardiola datang untuk mengubah itu. Pengalamannya memenangi dua gelar Liga Champions bersama Barcelona membuat klub ini, seperti kata mantan beknya Joleon Lescott, mampu mencapai final setelah ‘sekian lama menanti.’

Sekarang tinggal menunggu, akankah penantian panjang Man City meraih trofi besar Eropa akan terwujud bersama Pep?[]  

  

Sugeng Wahyudi

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu