Olahraga

Guardiola: Saya Pernah di Spanyol dan Jerman, Inggris yang Tersulit

Pep Guardiola meraih gelar Liga Primer ketiganya bersama Manchester City sejak mendarat ke Inggris pada 2016.


Guardiola: Saya Pernah di Spanyol dan Jerman, Inggris yang Tersulit
Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, ketika memimpin latihan timnya di Manchester, Inggris, 7 Mei lalu.

AKURAT.CO, Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, mengatakan bahwa keberhasilan timnya menjuarai Liga Primer Inggris 2020-2021 adalah kemenangan dalam kompetisi yang tersulit yang pernah ditempuhnya. Terutama lagi karena kompetisi musim ini diselenggarakan dalam kondisi pandemi virus corona (COVID-19).

“Saya sudah pernah di Spanyol, saya sudah di Jerman dan saya bisa bilang ini (Liga Primer) adalah yang tersulit, saya bisa bilang seperti itu sejauh ini. Jadi (gelar) ini bermakna besar bagi semua orang,” ucap Guardiola sebagaimana dipetik dari BBC.

Guardiola merebut gelar Liga Primer ketiganya sejak mendarat di City dari Bayern Muenchen pada 2016. Keberhasilan ini tak lepas dari kekalahan pesaing terdekat, Manchester United (MU), atas Leicester City di Stadion Old Trafford, semalam.

Selisih sepuluh angka milik City tak lagi bisa dikejar oleh MU dengan tiga laga tersisa. Guardiola menggambarkan sukses tahun ini sebagai pekerjaan tanpa henti yang ditempuh oleh pemain The Citizens–julukan City.

“Ini adalah musim dan gelar Liga Primer yang berbeda dari yang lainnya,” ucap Guardiola. “Ini adalah yang tersulit. Kami akan selalu mengenang musim ini karena cara kami menang. Saya bangga menjadi manajer di sini dan untuk kelompok pemain ini.”

City menjadi juara setelah menjalani awal musim yang lambat dengan sempat berada di posisi ke-14 pada pekan keempat di mana mereka hanya meraih enam kemenangan dari 13 pertandingan. Sejak kekalahan atas Tottenham Hotspur pada 21 November 2020, City tancap gas dengan catatan tak terkalahkan di 17 laga beruntun.

Mereka naik ke puncak klasemen untuk kali pertama selepas mengalahkan Aston Villa pada 20 Januari dan sejak itu tak pernah lagi turun dari takhta. Bahkan tiga kekalahan dalam dua bulan terakhir tak lagi bisa menggeser posisi City.

“Mereka (pemain saya) spesial. Untuk melewati musim ini, dengan semua pembatasan dan kesulitan yang kami hadapi – dan menunjukkan konsistensi yang kami lakukan memang luar biasa. Ini (kerja) tanpa henti,” ucap Guardiola.

“Setiap hari, mereka ada di sana, bertarung untuk sukses, selalu mencoba menjadi lebih baik. Mereka sangat, sangat luwes.”

Bagi Guardiola sendiri, gelar Liga Primer merupakan gelar kedelapan dalam kejuaraan domestik di tanah Inggris. Sebelumnya, pelatih asal Katalunya berusia 50 tahun tersebut juga merebut Piala Liga Inggris 2020-2021 setelah mengalahkan Tottenham Hotspur di final.[]

Hervin Saputra

https://akurat.co