Olahraga

Greysia: Kami di Awal Masih Mencari Pola Permainan

Kemenangan atas Chow Mei Kuan/Lee Meng Yean di Tokyo membuat Greysia/Apriyani berhasil membalas kekalahan di Final BWF World Tour pada Januari lalu.


Greysia: Kami di Awal Masih Mencari Pola Permainan
Pebulu tangkis ganda putri asal Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, sukses melewati perlawanan duet asal Malaysia, Chow Mei Kuan/Lee Meng Yean, di penyishan pertama Olimpiade Tokyo 2020 di Tokyo, Jepang, Sabtu (24/7). (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO, Pasangan ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, sukses membalas kekalahan mereka atas duet asal Malaysia, Chow Mei Kuan/Lee Meng Yean, di partai pembuka penyisihan Grup A Olimpiade Tokyo 2020.

Menang dua set dengan sekor 21-14 dan 21-17 dalam durasi pertandingan 45 menit, Greysia/Apriyani membalas kekalahan mereka atas lawan yang sama di Final BWF World Tour di Bangkok, Thailand, Januari silam.

“Kami kalah di pertemuan terakhir dari mereka tapi kami sudah siap untuk ini. Siapapun yang paling siap, dia yang akan menang,” ucap Greysia usai pertandingan di Mushasino Forest Sports Plaza, Tokyo, Jepang, Sabtu (24/7), sebagaimana dipetik dari rilis resmi PBSI.

“Kami di awal masih mencari-cari pola permainan mengingat apa yang terjadi di pertemuan terakhir. Setelah dapat polanya, itu yang kita fokuskan dan akhirnya mereka susah balikin permainannya.”

Pertandingan sebenarnya diawali dengan keunggulan Kuan/Yean dengan skor 3-7 di set pertama. Namun, Greysia/Apriyani memburu angka untuk unggul pada interval 11-0 untuk kemudian tak lagi bisa dikejar oleh Kuan/Yean.

Kemenangan dua set langsung di partai perdana sebenarnya merupakan modal yang baik mengingat Greysia/Apriyani berada di grup sulit. Setelah ini, mereka akan menghadapi lawan asal Inggris, Chloe Birch/Lauren Smith, Senin (26/7).

Keesokan harinya atau Selasa (27/7), Greysia/Apriyani akan menghadapi duet tuan rumah sekaligus unggulan pertama, Yuki Fukushima/Sayaka Hirota. Dalam sejarah pertemuan, pasangan asal Jepang tersebut unggul 8-2 atas Greysia/Apriyani.

“Setiap grup lawan pasti sulit. Kami hanya fokus untuk memberikan yang terbaik. Persiapan tidak boleh kendur, belajar dari pengalaman hari ini juga,” kata Greysia.

Adapun atlet tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, juga sukses melewati pertandingan pertama dengan menghadapi lawan asal Suriah yang tergabung dalam Tim Pengungsi IOC, Aram Mahmoud. Jojo–sapaan Jonatan–menang dengan skor 21-8 dan 21-14.

“Ini kan serba pertandingan pertama, pertandingan pertama di olimpiade dan pertandingan pertama sejak All England lalu,” kata Jonatan.

Selanjutnya, Jonatan akan menghadapi lawan asal Singapura sebagai lawan terakhir di penyisihan grup, Loh Kean Yew. Jonatan akan bermain pada Rabu (28/7).[]