Olahraga

Gregoria Akui Sempat Tegang Walau Meraih Kemenangan 2 Set Langsung

Grego tinggal membutuhkan satu kemenangan lagi untuk mengamankan tiket ke babak selanjutnya.


Gregoria Akui Sempat Tegang Walau Meraih Kemenangan 2 Set Langsung
Tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung (https://badmintonindonesia.org/)

AKURAT.CO, Gregoria Mariska Tunjung belum menemui kesulitan pada laga perdana Olimpiade Tokyo 2020. Tergabung di Grup M, tunggal putri Indonesia itu sukses menghentikan perlawanan wakil Myanmar, Thet Htar Thuzar lewat straight set 21-11, 21-8.

Tampil di Musashino Forest Plaza, Minggu (25/7) pagi waktu setempat, atlet yang akrab disapa Grego itu mengakui dirinya sempat merasakan ketegangan karena pertamakali tampil di Olimpiade. Beruntung, ia bisa tetap fokus untuk meraih hasil terbaik.

“Pertandingan pertama hari ini saya masih lumayan tegang karena ini turnamen terbesar yang pernah saya ikuti. Juga karena di beberapa turnamen sebelumnya hasil saya kurang bagus,” jelas Grego usai laga.

“Jadi saya ingin sekali untuk bisa mendapatkan hasil yang sesuai dengan apa yang saya inginkan. Tadi masih terasa sekali tegangnya. Bahkan tangan masih lumayan kaku. Tapi, Puji Tuhan di pertengahan game 1 dan di game 2 sudah bisa tenang.”

Atlet kelahiran 11 Agustus 1999 ini hanya butuh satu kemenangan lagi untuk melangkah ke babak selanjutnya. Ditanya mengenai persiapan jelang laga selanjutnya, Grego saat ini coba lebih menguatkan mental.

Grego juga mengaku dirinya memang kepikiran sejak beberapa bulan sebelumnya. Ketegangan yang ia rasakan sebelumnya karena memikirkan persiapan dan lain sebagainya. Namun, setibanya di Tokyo ia mengakui hanya mencoba fokus pada pertandingan saja.

“Inginnya dalam dua hari ini saya menyiapkan mental. Sekarang sudah lumayan enak, sudah nemu,” jelas satu-satunya wakil Indonesia di nomor tunggal putri tersebut.

“Kalau ada jeda biasanya seperti mulai dari awal lagi, jadi dalam dua hari ini saya mau lebih mempersiapkan semua, bukan hanya teknik, tapi juga mental harus disiapkan. Karena tidak dipungkiri, saya masih sedikit merasa tegang.”

Disinggung mengenai absennya penonton pada Olimpiade kali ini, atlet 21 tahun itu mengatakan tidak terlalu berpengaruh baginya. Apalagi saat ini juga masih dalam suasana pandemi virus corona (Covid-19).

“Untungnya Jepang cukup bagus dalam menggelar Olimpiade. Mungkin juga karena di turnamen sebelumnya sudah sepi, jadi tidak terlalu berbeda,” Grego memaparkan.

Gregoria sendiri tinggal menghadapi wakil Belgia, Lianne Tan untuk bisa mengamankan satu tiket ke babak selanjutnya Olimpiade Tokyo 2020. Rencananya ia akan menghadapi Lianne Tan pada tanggal 28 Juli 2021.