News

Grafik Konsorsium 303 Judi Online Viral di Media Sosial, Libatkan Ferdy Sambo dan Petinggi Polri Lainnya

Ferdy Sambo sebagai Kaisar Sambo pada Kekaisaran Sambo dan Konsorsium 303.


Grafik Konsorsium 303 Judi Online Viral di Media Sosial, Libatkan Ferdy Sambo dan Petinggi Polri Lainnya
Grafik Kekaisaran Sambo berisi dugaan skema Kaisar Sambo mengatur operasional beberapa bisnis judi online 303. (Twitter/opposite090192)

AKURAT.CO, Nama Ferdy Sambo menjadi sorotan publik usai Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menetapkan eks Kadiv Propam Polri itu menjadi tersangka dalam kasus penembakan Brigadir J.

Belum lama ini, di media sosial diramaikan adanya grafik yang diberi judul “Kaisar Sambo dan Konsorsium 303”.

Grafik Kekaisaran Sambo berisi dugaan skema Kaisar Sambo mengatur operasional beberapa bisnis judi online 303. Dalam grafik tersebut, terlihat juga sjumlah nama anggota Polri perwira tinggi, menengah, dan pertama lengkap dengan jabatannya ditampilkan pada sebaran gambar grafik tersebut.

baca juga:

Grafik tersebut terdiri dari enam halaman. Dimana, pada halaman pertama disebutkan jika Ferdy Sambo sebagai Kaisar Sambo pada Kekaisaran Sambo dan Konsorsium 303.

"Di kalangan bandar judi, Ferdy Sambo dikenal dengan sebutan “KAISAR SAMBO”," tulis grafik itu dikutip dari akun Twitter @opposite090192, Jumat (19/8/2022).

setiap tahun Ferdy Sambo dan kroninya menerima setoran lebih dari 1,3 triliun.” lanjut cuitan tersebut.

Grafik tersebut juga mengungkap adanya project 2024, tim pukul, investor, penyokong, aliran setoran, dan bahkan operasi alibi.

Disebutkan dalam project 2024 dalam grafik itu menjadikan FS sebagai KAPOLRI di 2024 sehingga Konsorsium 303 tetap berjalan.

Bahkan, dalam grafik tersebut juga mencatut nama Crazy Rich Surabaya Tomli Wafa. Dia disebut menyuap dengan menyetorkan dana ke petinggi Polri untuk sejumlah bisnis ilegal termasuk judi online.

Terkait hal ini, Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo enggan menjawabnya. Ia hanya mengatakan saat ini Inspektorat Khusus (Itsus) Polri masih fokus dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir J oleh Irjen Ferdy Sambo.

“Itsus saat ini fokus pembuktian pasal yang sudah diterapkan adalah 340 subsider 338 Jo 55 dan 56 fokus di situ,” ujar Dedi di Mabes Polri, Kamis (18/8/2022).[]