Olahraga

GP Jepang: Mercedes Kuasai FP2, Schumacher Tabrak Pembatas Lintasan

GP Jepang: Mercedes Kuasai FP2, Schumacher Tabrak Pembatas Lintasan
Pembalap Haas, Mick Schumacher, keluar dari mobilnya selepas menabrak pembatas Sirkuit Suzuka, Mie, Jepang, Jumat (7/10). (TWITTER/F1)

AKURAT.CO, Hari pertama rangkaian balapan Formula One (F1) Grand Prix Jepang 2022 ditandai dengan lintasan basah di bawah guyuran hujan. Dengan jadwal dua latihan bebas, balapan diwarnai tabrakan pembalap Haas, Mick Schumacher, dan bangkitnya duo Mercedes, Lewis Hamilton dan George Russell.

Hujan sudah turun sejak latihan bebas sesi pertama (FP1) di Sirkuit Suzuka, Mie, Jepang,  mulai Jumat (7/10) pagi tadi di mana pembalap kawakan dari tim Alpin Renault, Fernando Alonso, menjadi yang tercepat mengungguli duo Ferrari, Carlos Sainz Jr dan Charles Leclerc.

Beberapa jam kemudian, Mercedes tampil baik di mana Russell dan Hamilton ganti mendapatkan lap tercepat. Di belakang mereka adalah duo Red Bull, Max Verstappen dan Sergio Perez, di mana Verstappen di posisi ketiga berselisih 0,851 detik di belakang Russell yang menorehkan waktu satu menit 41,935 detik.

baca juga:

Yang juga menarik perhatian adalah insiden Mick Schumacher menabrak pembatas lintasan di akhir FP1. Tabrakan tersebut mengakibatkan kerusakan yang cukup berat di sisi depan mobil Schumacher sehingga menyebabkan putra legenda F1 Michael Schumacher tersebut tak bisa berpartisipasi di FP2.

Kepala Tim Haas, Guenther Steiner, mengaku kerusakan yang diakibatkan oleh tabrakan tersebut membuat frustrasi teknisinya. Haas, kata Steiner, harus mengganti sasis yang rusak akibat hilangnya kontrol Schumacher terhadap mobilnya.

“Bagian depan seluruhnya rusak tetapi kami juga harus mengganti keseluruhan sasis karena kami tidak pasti apakah ada atau tidak keretakan di sana dan Anda tidak boleh mengambil risiko apapun dengan sasis,” kata Steiner sebagaimana dipetik dari Crash.

“Sebenarnya tidak ada yang berubah, kecuali bahwa mungkin kita bisa lebih lambat sepuluh menit di FP2, tetapi itu tidak terlalu penting.”

Kondisi hujan di hari pertama juga memberikan gambaran adaptasi terhadap para pembalap akhir pekan ini di Suzuka. Mereka masih punya FP3 dan kualifikasi pada Sabtu (8/10) dipuncaki dengan balapan utama pada Minggu (9/10).

GP Jepang juga akan menjadi peluang bagi Max Verstappen menjadi juara dunia musim 2022. Dengan keunggulan empat angka, Verstappen bisa juara jika menang di Suzuka dengan syarat Leclerc dan Perez tidak finish lebih dari posisi kelima.[]