News

GP Ansor DKI Kirim Tim Dokter ke Lokasi Bencana Gempa Cianjur

GP Ansor DKI Kirim Tim Dokter ke Lokasi Bencana Gempa Cianjur
GP Ansor DKI-Alumni FK Untar kirim tim dokter ke lokasi bencana gempa di Cianjur. (Repro)

AKURAT.CO, Gerakan Pemuda (GP) Ansor DKI Jakarta mengirim bantuan tim dokter ke lokasi bencana gempa di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Ketua PW GP Ansor DKI Jakarta, Muhammad Ainul Yakin Simatupang, mengatakan bantuan diberikan sebagai bentuk kepedulian atas musibah yang dialami warga Cianjur akibat gempa.

"GP Ansor DKI bekerja sama dengan alumni Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanegara mengirimkan 100 orang dokter menuju Cianjur untuk ikut membantu korban bencana di Cianjur," kata Ainul Yakin usai melepas keberangkatan tim dokter di Kampus Untar, Jakarta, Sabtu (26/11/2022).

baca juga:

Tim dokter diberangkatkan dari Kampus Untar pagi tadi pukul 09.00 WIB. Selain pengurus GP Ansor DKI hadir dalam kegiatan tersebut Dekan Fakultas Kedokteran Untar, Dr. dr. Noer Saelan Tadjudin, Sp.Kj. 

Ainul Yakin mengatakan tim tersebut akan berada di lokasi bencana dan memberikan bantuan pengobatan dan pemeriksaan gratis kepada para korban bencana untuk beberapa hari ke depan.

GP Ansor DKI, katanya, juga telah mengirimkan mengirimkan relawan sebanyak 20 orang ke lokasi bencana di Cianjur. Selain itu, beberapa hari lalu, bantuan kemanusiaan berupa bantuan sembako, terpal dan peralatan lainnya untuk korban bencana juga sudah dibawa ke Cianjur.

"Relawan kita akan berada selama satu minggu di lokasi bencana. Semoga ini dapat membantu saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah," demikian kata Muhammad Ainul Yakin Simatupang.

GP Ansor DKI-Alumni FK Untar Kirim Tim Dokter ke Lokasi Bencana Gempa Cianjur - Foto 1

Gempa mengguncang Cianjur pada Senin (21/11/2022) pukul 13.21 WIB. Gempa dengan M 5,6 itu mengakibatkan ratusan korban meninggal dunia serta ribuan lainnya mengalami luka-luka.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto mengatakan korban meninggal dunia dalam bencana gempa bumi di Cianjur bertambah 17 menjadi 310 orang, sementara korban gempa yang belum ditemukan mencapai 24 orang.

"Per hari ini mendapatkan jenazah 17 orang, sehingga jumlah meninggal menjadi 310 orang. Dan yang masih belum diketemukan 24 orang," kata Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto di Posko Tanggap Darurat, Kantor Bupati Cianjur, Jumat (25/11) kemarin.

Sebelumnya, Suharyanto menyampaikan korban luka akibat gempa Cianjur sebanyak 2.043 orang, 61.908 mengungsi, dan total 56.320 rumah rusak dengan rincian rusak berat 22.241 rumah, rusak sedang 11.641, dan rusak ringan 22.090.

Fasilitas umum yang turut terdampak antara lain 31 unit sekolah, 124 tempat ibadah, tiga fasilitas kesehatan, dan 13 gedung perkantoran.[]