Tech

GoLantang, Aplikasi untuk Menumbuhkan Kemandirian Lansia

Hadirkan berbagai artikel dan informasi tentang kelanjutusiaan.


GoLantang, Aplikasi untuk Menumbuhkan Kemandirian Lansia
Tampilan aplikasi GoLantang. (Play Store)

AKURAT.CO Untuk mewujudkan lansia yang tangguh dan berkualitas, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) mengahdirkan GoLantang. Sebuah aplikasi berbasis informasi yang juga digunakan untuk mensosialisasikan program Bina Keluarga Lansia (BKL).

Tidak hanya lansia, GoLantang juga bisa digunakan oleh masyarakat luas, keluarga lansia, pendamping lansia, kader BKL, orang yang mendampingi lansia, hingga pengambil kebijakan yang terkait dengan kelanjutusiaan. 

Aplikasi ini juga berhasil terpilih menjadi salah satu Finalis Top 99 Inovasi Pelayanan Publik pada Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Tahun 2021. Diselenggarakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB).

GoLantang sendiri merupakan pengembangan dari aplikasi Lansia Tangguh yang sudah ada sejak tahun 2017. Aplikasi ini dapat diakses melalui 2 platform, yaitu website dan aplikasi mobile.

Aplikasi ini menghadirkan berbagai artikel dan informasi tentang kelanjutusiaan. Diantaranya, tips kesehatan lansia, info penyakit lansia, info kegiatan lansia, dan seterusnya. Tidak hanya itu, dalam GoLantang tersedia juga menu interaktif yang disesuaikan dengan kebutuhan lansia. Misalnya, fitur kalkulator kesehatan dan konsultasi dengan Dokter Hasto. Serta ada juga fitur temukan lokasi agar lansia bisa mengetahui lokasi panti atau rumah sakit terdekat.

Bahkan tersedia data kelanjutusiaan dari berbagai sumber yang ada di Indonesia melalui teknologi Application Programming Interface (API). Selain itu, GoLantang juga memiliki menu Covid-19. Di mana menu tersebut berisi tentang informasi seputar perkembangan Covid-19.

Aplikasi GoLantang ini dikembangkan BKKBN melalui Direktorat Bina Ketahanan Keluarga Lansia dan Rentan (Dithanlan). Di mana salah satu tugas pokok dan fungsinya adalah penguatan program melalui pelaksanaan tujuh dimensi lansia tangguh. Adapun ketujuh demesi tersebut meliputi, Dimensi Spiritual, Fisik, Emosional, Intelektual, Sosial Kemasyarakatan, Profesional Vokasional, dan Lingkungan yang disosialisasikan melalui kelompok Bina Keluarga Lansia.

Di lansir dari laman resmi BKKBN, Sekretaris Utama BKKBN Tavip Agus Rayanto menjelaskan, selama masa pandemi Covid-19 lansia merupakan kelompok yang rentan, sehingga lansia sangat dianjurkan untuk selalu tetap berada di rumah. Oleh karena itu, GoLantang dengan berbagai fiturnya berupaya memenuhi seluruh kebutuhan lansia. Mulai dari pengukuran kesehatan secara mandiri melalui kalkulator kesehatan, hingga artikel yang berisi informasi yang selalu diperbaharui. 

Berdasarkan data hingga akhir bulan Juni 2021, pengunjung website GoLantang sudah mencapai 212.776 orang. Sementara pengunduh aplikasi mobile-nya tercatat lebih dari 1000 pengguna, dengan rating 4,4.