Olahraga

Gol Pedri Dianulir, Xavi Merasa Barcelona tak Diperlakukan Adil

Gol Pedri Dianulir, Xavi Merasa Barcelona tak Diperlakukan Adil
Pelatih Barcelona, Xavi Hernandez, dalam salah satu sesi latihannya timnya. (TWITTER/Barcelona)

AKURAT.CO, Pelatih Barcelona, Xavi Hernandez, mengaku timnya tidak diperlakukan secara adil dalam lawatan ke kandang Inter Milan pada matchday ketiga Liga Champions 2022-2023. Bermain di Stadion Giuseppe Meazza, Milan, Italia, Selasa (4/10) atau Rabu dini hari WIB, Barcelona kalah 0-1.

Keluhan disampaikan Xavi karena wasit Slavko Vincic menganulir gol yang dicetak Pedri di menit ke-67 dalam posisi Inter unggul 0-1 melalui Hakan Calhanoglu di babak pertama. Setelah melakukan pemeriksaan VAR, wasit membatalkan gol Pedri karena menganggap Ansu Fati sebelumnya melakukan handball.

“Wasit seharusnya ada di sini menjelaskan mengapa dia membuat keputusan-keputusan ini, apakah dia melakukan kesalahan atau tidak. Itu akan lebih memanusiakan mereka,” kata Xavi dalam konferensi pers usai laga sebagaimana dipetik dari BBC.

baca juga:

“Hari ini saya benar-benar tidak senang, Saya merasa benar-benar ada ketidakadilan.”

VAR menjadi salah satu faktor yang cukup banyak berperan dalam laga di San Siro itu. Salah satunya adalah handball yang tampaknya dilakukan oleh pemain Inter, Denzel Dumfries, namun VAR tidak merekomendasikan wasit untuk memberikan penalti untuk Barcelona.

Bagi Barcelona, kekalahan ini membuat mereka saat ini tercecer di posisi ketiga klasemen sementara grup C dengan nilai tiga di belakang Bayern Muenchen dan Inter. Xavi menyadari bahwa situasi ini membuat timnya berada di tubir ketersingkiran dari Liga Champions untuk kali kedua secara beruntun setelah musim lalu.

Dengan demikian, Xavi bertekad untuk memperlakukan tiga pertandingan sisa adalah laga final yang harus dimenangi. Blaugrana–julukan Barcelona–akan memainkan laga kandang versus Inter pada 12 Oktober dan melawan Muenchen pada 27 Oktober serta bertandang ke markas Viktoria Plzen pada 1 November.

“Kami punya tiga final lagi yang akan datang. Di pertandingan (melawan Inter) ini kami kalah, tetapi kini kami punya dua pertandingan kandang dari tiga (pertandingan) dan itu adalah final-final sungguhan,” kata Xavi.

“Kami harus menunjukkan intensitas lebih. Babak pertama kami tidak bagus, kami harus kritis terhadap diri sendiri–tetapi tentu saja kami tersinggung hari ini (karena keputusan wasit).”[]