Rahmah

Gokil! Baginda Raja dan Para Menteri Dibuat Melongo Melihat Abu Nawas Pergi ke Bulan, Begini Awalnya

Tak tanggung-tanggung, kali ini Baginda memberikan misi yang aneh bin mustahil kepada Abu Nawas.


Gokil! Baginda Raja dan Para Menteri Dibuat Melongo Melihat Abu Nawas Pergi ke Bulan, Begini Awalnya
Ilustrasi Abu Nawas dan kawan-kawannya (pinterest.com)

AKURAT.CO  Baginda Raja Harun Ar-Rasyid seperti tidak ada bosan-bosannya untuk menguji kecerdikan Abu Nawas. Baginda kembali memberikan misi aneh kepada Abu Nawas. Tak tanggung-tanggung, kali ini misi itu benar-benar aneh bin mustahil. Bayangkan saja, Baginda ingin Abu Nawas pergi ke bulan. 

"Pergi ke bulan?" tanya Abu Nawas kaget.

"Benar, wahai Abu Nawas. Saya tahu engkau adalah seorang pria yang pintar, engkau harus dapat pergi ke bulan," kata Baginda lagi

"Baiklah kalau begitu, saya akan pergi ke sana besok sore, Baginda Yang Mulia," jawab Abu Nawas dengan cepat seperti benar-benar meyakinkan Baginda.

Kali ini Baginda Raja yang dibuat terkejut. Baginda tak menyangka bahwa Abu Nawas mengiyakan tantangannya kali ini. Kemudian Raja Harun Ar-Rasyid bertanya, "Dari mana engkau akan pergi?" 

"Dari rumahku," jawab Abu Nawas. 

"Baiklah, saya akan pergi ke sana untuk melihat engkau pergi ke bulan besok malam," kata Raja. 

Pada malam itu, Baginda Raja dengan ditemani para menterinya pergi ke rumah Abu Nawas. Kebetulan malam itu, bulan purnama bersinar dengan terang. Bintang-bintang menyebar berkilauan di seluruh penjuru langit. Saat Baginda Raja dan para menterinya tiba di rumah Abu Nawas, namun Abu Nawas sudah tak ada di rumah. Mereka hanya bertemu dengan istrinya. 

"Di mana Abu Nawas?" tanya raja. 

"Dia baru berangkat ke bulan, Baginda Yang Mulia. Dia berkata kalau dia akan segera kembali," jawab istri Abu Nawas. 

"Bagaimana cara Abu Nawas pergi ke bulan?" tanya salah satu menteri merasa penasaran. 

"Dia memanjat pohon palem di sebelah sana dan akan kembali melalui pohon palem tersebut," jelas sang istri. 

Baginda Raja dan para menteri kemudian menghampiri pohon palem yang ditunjukkan istri Abu Nawas. Terlihat bayangan seorang yang sedang turun dari pohon itu. 

"Apakah itu engkau Abu Nawas?" tanya Baginda sambil melihat ke bayangan itu.

"Benar, ini saya Abu Nawas, Baginda," jawab Abu Nawas. 

"Apakah engkau menyelidiki bulan dari pohon palem itu?" tanya Baginda kembali.

"Tidak. Saya melakukan penyelidikan ketika bulan mencapai tanah. Pohon ini hanya sekadar tangga untuk saya pergi ke bulan," terang Abu Nawas. 

Raja Harun Ar-Rasyid pun tersenyum dengan perkataan Abu Nawas. la kemudian menanyakan apa yang dilihatnya di sana. 

"Tanah dan gunung-gunung. Tidak ada tumbuhan di sana, Baginda," jawab Abu Nawas. 

Seakan masih tidak percaya dengan perkataan Abu Nawas, Baginda Harun  meminta saksi yang bisa menjelaskan jika memang Abu Nawas pergi ke bulan. Namun Abu Nawas mengatakan bahkan tak cuma bisa memberikan tiga atau lima saksi. Abu Nawas bisa memberikan sepuluh hingga ribuan saksi.

"Siapa mereka yang bersaksi?" tanya raja. 

Abu Nawas kemudian mengarahkan jarinya ke langit. "Bintang-bintang adalah saksiku. Jika Baginda tidak mempercayaiku, Baginda dapat bertanya langsung kepada mereka," kata Abu Nawas dengan yakin. 

Kali ini Baginda Raja tertawa msndengar jawaban Abu Nawas "Mengapa engkau tak menunggu kami menyaksikan engkau pergi ke bulan?" tanya Baginda.

"Anda terlambat, Baginda Yang Mulia. Saya hanya dapat pergi ke bulan pada waktu tertentu saja," pungkas Abu Nawas. []