Olahraga

Ginting: Lapangan Berangin Dan Shuttlecock-nya Kencang

Ginting: Lapangan Berangin Dan Shuttlecock-nya Kencang
Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, dalam sesi latihan di Nimbutr Arena, Bangkok, Thailand, Senin (15/12). (PBSI)

AKURAT.CO, Pebulutangkis Indonesia menjajal arena pertandingan Final BWF World Tour 2022 di Nimbutr Arena, Bangkok, Thailand, Senin (5/12). Angin tampaknya menjadi catatan wakil Indonesia dalam latihan singkat berdurasi sekitar 30-60 menit tersebut.

Salah satunya adalah pebulutangkis tunggal putra, Anthony Sinisuka Ginting, yang mengatakan bahwa ia butuh penyesuaian dengan keadaan angin di arena. Namun demikian, kata Ginting, masih ada kesempatan terakhir latihan di lapangan pertandingan sekali lagi besok.

"Tadi latihan lebih banyak melihat kondisi lapangan dan shuttlecock. Bisa dibilang di sini lapangannya cukup berangin dan shuttlecock-nya kencang. Besok masih ada kesempatan latihan satu kali lagi buat adaptasi lagi," ucap Ginting di sela latihan sebagaimana dipetik dari rilis resmi PBSI.

baca juga:

"Sekaligus sudah mulai mempersiapkan bagaimana pola dan strategi yang tepat untuk menghadapi kondisi lapangan dan bola yang seperti itu."

Hal yang sama juga disampaikan oleh pebulutangkis ganda putri Indonesia, Siti Fadia Silva Ramadhanti. "Hari ini latihannya fokus ke adaptasi lapangan. Angin, bola dan lampu. Besok baru akan masuk ke gim untuk persiapan pertandingan pertama," kata Fadia.

Pemain ganda putra mendapatkan kesempatan berlatih pertama diikuti tunggal putri, tunggal putra, ganda putri, dan ganda campuran. Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI yang turut ke Bangkok mengatakan pemainnya dalam kondisi baik dan berlatih efektif meski waktunya singkat.

"Waktunya memang tidak lama tapi saya rasa tadi mereka berlatih dengan efektif dan cukup untuk hari pertama ini. Besok kemungkinan kondisi lapangan masih akan berubah karena kalau kita lihat ini persiapan belum 100 persen selesai," kata Rionny.

"Besok masih ada latihan sekali lagi di sore hari. Ini harus dimanfaatkan betul untuk penguasaan lapangan agar di pertandingan hari pertama bisa langsung in."

Final BWF World Tour 2022 akan diselenggarakan pada 7-11 Desember menyediakan hadiah total US$1,5 juta (sekitar Rp23,13 miliar). Indonesia terakhir meraih gelar di sektor ganda putra melalui Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan di edisi 2019.[]