Olahraga

Ginting dan Jonatan Disebut Sebagai Batu Sandungan Wakil China

Ginting dan Jonatan Disebut Sebagai Batu Sandungan Wakil China
Dua tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie (kiri) dan Anthony Sinisuka Ginting (PBSI)

AKURAT.CO - Dua tunggal andalan Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie disebut sebagai musuh terbesar bagi jagoan-jagoan asal China termasuk Shi Yuqi di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2022.

Hal itu diungkapkan media asal negeri Tirai Bambu, Sohu, jelang major event yang akan berlangsung di Tokyo Metropolitan Stadium, Tokyo, Jepang pada 22-28 Agustus 2022 mendatang.

Jalan terjal harus dihadapi Shi Yuqi dalam misi merengkuh title Juara Dunia 2022. Pasalnya dari drawing BWF, Rabu (10/08), dia berada satu pool dengan musuh-musuh besarnya seperti Anthony Ginting dan Jonatan Christie.

baca juga:

Selain Anthony Ginting dan Jonatan Christie, Shi Yuqi juga satu pool dengan Viktor Axelsen, serta bintang Taiwan, Chou Tien Chen.

"Shi Yuqi akan menghadapi pemain Azerbaijan di babak pertama. Lawan potensial di babak kedua adalah bintang Denmark Rasmus Gemke," tulis Sohu.

"Ada empat rival utama (Lu Guang Zu dan Shi Yuqi), unggulan pertama bintang Denmark Viktor Axelsen, unggulan keempat bintang Chinese Taipei Chou Tien Chen, unggulan keenam Anthony Ginting dari Indonesia, dan unggulan ketujuh Jonatan."

Memang secara head to head, Shi Yuqi sebagai andalan utama China, memiliki data fluktuatif dengan 4 tunggal putra yang disebut media China bakal jadi musuh utama sang jagoan.

Shi Yuqi sangat perkasa saat berjumpa Anthony Ginting, di mana dia meraih seluruh kemenangan dalam 6 perjumpaan.

Hanya saja performanya masih belum teruji pada 2022 karena baru comeback, sementara Anthony Ginting baru menjuarai Singapura Terbuka 2022.

Shi Yuqi dengan Jonatan Christie bahkan tertinggal tipis 4-5. Sementara dengan Vikor Axelsen, Shi Yuqi masih kalah telak 1-6. Namun dengan Chou Tien Chen, Shi Yuqi perkasa unggul 5-2.

Selain Shi Yuqi dan Lu Guang Zu, tunggal putra China juga memiliki Zhao Junpeng di pool bawah Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2022. Siapapun lawannya, seharusnya semua pemain layak diwaspadai mengingat kekuatan bulutangkis saat ini sedang merata.

Shi Yuqi sendiri sebelumnya harus menerima saksi dari CBA lantaran penampilannya yang kontroversial di Piala Thomas 2020 pada 16 Oktober 2021.

Saat tampil melawan Kento Momota di babak semifinal Piala Thomas 2020, ia tiba-tiba memilih mundur di tengah pertandingan saat Momota meraih match point.

Namun, karena beragam alasan, CBA pun memotong sanksi bagi Shi Yuqi agar bisa berlaga di Tokyo.

Kejuaraan Dunia Bulutangkis mengadopsi sistem undangan pemain. Jika pemain dan federasi yang diundang setuju, maka mereka memenuhi syarat untuk berpartisipasi.[]

Lihat Sumber Artikel di Indosport Disclaimer: Artikel ini adalah kerja sama antara AkuratCo dengan Indosport.com Hal yang berkaitan dengan tulisan, foto, video, grafis, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab dari Indosport.com