News

Gilbert Kritik Pidato Anies di JIS Tak Singgung Kualitas Udara Buruk

"Di tengah polusi terburuk di dunia, tanpa ada solusi yang ditawarkan terkesan karena ketidakmampuan.."


Gilbert Kritik Pidato Anies di JIS Tak Singgung Kualitas Udara Buruk
Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI-P, Gilbert Simanjuntak saat ditemui redaksi AKURAT.CO di Jakarta, Jumat (15/1/2021). (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO  Anggota Komisi B DPRD DKI Gilbert Simanjuntak mengaku miris mendengar pidato Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada perhelatan ulang tahun Jakarta ke-495 di Jakarta Internasional Stadium (JIS). Menurut dia, pidato Anies tak menyentuh akar persoalan masyarakat Jakarta. 

"Perhelatan Jakarta Hajatan di tengah polusi udara terburuk di dunia. Gubernur tidak bekerja. Melihat perhelatan ulang tahun Jakarta 495 tahun dilangsungkan, saangat miris melihat pernyataan Gubernur yang tidak menyentuh persoalan Jakarta," katanya dalam keterangannya, Senin (27/6/2022). 

Dia mengungkapkan, Anies tak menyinggung soal kualitas udara Jakarta yang belakangan sempat disorot karena menduduki peringkat pertama di dunia. Begitu juga dengan progres penanganan banjir dan pembangunan rumah tanpa DP. 

baca juga:

"Di tengah polusi terburuk di dunia, tanpa ada solusi yang ditawarkan terkesan karena ketidakmampuan seperti mengatasi banjir, rumah DP 0 rupiah, ITF," ungkapnya. 

Dia mengatakan, pengukuhan Jakarta sebagai kota global, kata dia, justru sangat tidak menyentuh akar persoalan di Jakarta. Begitu juga dengan program mengatasi kualitas udara Jakarta yang tak juga disinggung Anies dalam pidatonya. 

"Ungkapan Jakarta kota global sangat tidak menyentuh, saat kota berusia 495 tahun tapi tidak mampu mengatasi polusi, malah terburuk se dunia. Tidak mampu mengatasi banjir yang melanda warganya, tanpa rumah layak huni, kemacetan dimana-mana dan lainnya," ungkapnya. 

Dia juga mengkritik keramaian di JIS yang tidak dimanfaatkan Anies untuk memberi pesan penguatan protokol kesehatan (Prokes) dasar. Seperti menggunakan masker. Hal itu, kata dia, tidak dilakukan Anies Baswedan. Padahal, hal tersebut merupakan solusi jangka pendek penanganan COVID-19. 

"Seharusnya saat warga hadir di JIS, dimanfaatkan untuk mendidik kembali disiplin bermasker atau solusi jangka pendek lainnya untuk Covid yang kasusnya menaik dan polusi terburuk di dunia," ungkapnya.