Olahraga

Gibran Pertimbangkan Bakal Gelar Piala Walikota Solo 2021

Salah satu pertimbangannya adalah penurunan angka Covid-19 di kota Solo


Gibran Pertimbangkan Bakal Gelar Piala Walikota Solo 2021

AKURAT.CO Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka masih mempertimbangkan gelaran kompetisi sepak bola Piala Walikota Solo 2021.

Pasalnya, kompetisi bergengsi dalam negeri ini memang sangat ditunggu-tunggu penggemar sepakbola.

Sejalan dengan turunnya kasus Covid-19 di kota Solo dan semakin membaik, Gibran berani untuk menggelar kompetisi tersebut.

"Kalau keadaannya sudah seperti ini ya. Saya sih berani," ujar Gibran di Solo, Rabu (18/08/21).

Putra sulung Presiden Joko Widodo itu mengakui banyak masyarakat pecinta sepakbola yang menunggu agar Piala Walikota Solo bisa digelar.

Hingga saat ini, Gibran pun masih menunggu jadwal resmi Liga 1 dan Liga 2 2021-2021 dari PSSI seperti apa.  

"Kalau memang memungkinkan boleh-boleh saja kenapa tidak," ungkap dia. 

Menurutnya, kalau kompetisi Liga 1 sudah mendapatkan izin diperbolehkan digelar. Gibran pun akan langsung membicarakan mengenai kejelasan turnamen yang rencananya diikuti delapan tim tersebut.

"Nanti kita bicarakan lagi lah. Soalnya banyak yang menunggu juga," terang putra sulung Presiden Jokowi ini. 

Tunggu Keputusan Gibran menegaskan, untuk keputusan bisa digelarnya Piala Walikota Solo bukan pada dirinya. Komunikasi dengan dan Kapolri akan dilakukan. 

"Kalau ada lampu hijau dari PSSI, Pak Kapolri dan Pak Kapolda bisa dieksekusi. Keputusan kan bukan di saya," sambungnya. 

Untuk tim, lanjut Gibran, pihaknya akan membicarakan lebih lanjut lagi. Karena jadwal Liga 1 dan Liga 2 beda, jaraknya jauh. 

"Nanti kita bicarakan lagi. Yang jelas ditunggu dulu saja," papar dia. 

Seperti diketahui hingga saat ini belum ada kejelasan mengenai kompetisi Liga 1 dan Liga 2. Rencananya Liga 1 akan digelar pada, 27 Agustus nanti.

Sebelumnya, Piala Walikota Solo 2021 sempat dijadwalkan akan dihelat pada Juni 2021. Namun, rencana awal itu ditunda lantara adanya tren kenaikan kasus Covid-19 di Solo dan seluruh Indonesia.

Adapun alasan penundaan lantaran tingginya kenaikan kasus Covid-19 Indonesia yang sudah mencapai 20 ribu kasus per hari membuat Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, dan Polda Jateng meminta Gibran Rakabuming Raka selaku Walikota Solo menunda pelaksanaan turnamen.[]

Lihat Sumber Artikel di Indosport Disclaimer: Artikel ini adalah kerja sama antara AkuratCo dengan Indosport.com Hal yang berkaitan dengan tulisan, foto, video, grafis, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab dari Indosport.com