News

Getaran Gempa Bumi di Donggala Terasa hingga Kota Kendari


Getaran Gempa Bumi di Donggala Terasa hingga Kota Kendari
Tsunami terjadi di Palu usai diguncang Gempa 7,7 SR. (AKURAT.CO/Screenshot)

AKURAT.CO, Getaran gempa bumi tektonik berkekuatan 7,7 Skala Richter (SR) yang berpusat di Donggala, Sulawesi Tengah, pada Jumat (28/9) petang, juga dirasakan oleh warga di Kota Kendari dan sekitarnya di Sulawesi Tenggara (Sultra).

Sejumlah peserta Munas Gerakan Pramuka yang sedang berlangsung di Kota Kendari, ikut berlarian keluar kamar atau ruangan saat merasakan getaran gempa tersebut.

Bahkan berdasarkan informasi, pihak hotel memberikan peringatan kepada pengunjung hotel dan penghuni kamar agar tidak menggunakan lift.


"Saya masih ada di kamar, kemudian ada getaran saya langsung keluar kamar, tetapi pihak hotel memperingatkan kami tidak menggunakan lift," kata seorang peserta Munas Pramuka.

Sementara itu menurut warga Kendari, Surah Maeda Aririn (41) mengaku telah merasakan dengan jelas getaran gempa itu pada saat berada di kediamannya.

"Saya merasakan oleng, saya pikir tekanan darah saya lagi naik. Ternyata itu adalah getaran gempa menyebabkan saya hampir terjatuh," ucapnya.


Berdasarkan informasi dari pihak BMKG melaporkan bahwa getaran Gempa juga dirasakan oleh warga Sultra yang ada di Kabupaten Konawe Utara dan Kabupaten Kolaka.

Sebelumnya diketahui, gempa bumi dengan kekuatan magnitude 7,7 yang kemudian dimutakhirkan oleh BMKG menjadi magnitudo 7,4 telah mengguncang wilayah Kota Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah pada Jumat (28/9) pukul 17.02 WIB.

Pusat gempa. Pusat gempa pada 10 km pada 27 km Timur Laut Donggala, Sulawesi Tengah. Gempa bumi itu mengakibatkan tsunami di pantai Palu dan Donggala.

BMKG telah mengaktivasi peringatan dini tsunami dengan status Siaga (tinggi potensi tsunami 0,5 – 3 meter) di pantai Donggala bagian barat, dan status Waspada (tinggi potensi tsunami kurang dari 0,5 meter) di pantai Donggala bagian utara, Mamuju bagian utara dan Kota Palu bagian barat. 

BMKG telah mengakhiri peringatan dini tsunami sejak 28/9/2018 pukul 18.36 WIB. []