News

Gerindra Instruksikan Anggota DPRD Desak Kepala Daerah Cairkan Insentif Nakes

Nakes adalah pahlawan kemanusiaan yang berperang di garis terdepan melawan pandemi Covid-19


Gerindra Instruksikan Anggota DPRD Desak Kepala Daerah Cairkan Insentif Nakes
Sekjen DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani (AKURAT.CO/Melly Kartika Adelia)

AKURAT.CO, Partai Gerindra memberi perhatian besar terhadap tenaga kesehatan (nakes) yang terus berjuang melawan penyebaran Covid-19. Dewan Pimpinan Pusat (DPP) partai berlogo kepala garuda meminta seluruh anggotanya yang duduk di DPRD provinsi dan kabupaten/kota untuk mendesak pencairan insentif bagi nakes.

"Kami menginstruksikan kepada seluruh anggota DPRD Fraksi Gerindra untuk meminta gubernur, bupati, dan walikota agar segera mencairkan insentif nakes di setiap daerah masing-masing," ujar Sekjen DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi di Jakarta, Sabtu (24/7/2021).

Muzani mengatakan para nakes adalah pahlawan kemanusiaan yang berperang di garis terdepan melawan pandemi Covid-19. Mereka rela menyelamatkan nyawa manusia dengan resiko nyawanya sendiri. 

"Mereka rela tidak pulang, mereka bekerja bertaruh nyawa, kerja-kerja mereka atas dasar kemanusiaan. Maka pencairan insentif bagi nakes merupakan suatu hal yang patut untuk disegerakan," imbuhnya.

Menurut Muzani, pencairan insentif bagi nakes bermanfaat dalam upaya meningkatkan optimisme dan semangat mereka bekerja. Selain itu, insentif juga sekaligus menjadi bentuk apresiasi atas pelayanan para nakes dalam mengatasi pandemi. 

"Insentif nakes merupakan apresiasi atas pelayanan kesehatan yang dilakukan tenaga kesehatan dan rumah sakit selama hampir dua tahun pandemi berjalan, seperti penambahan rumah sakit darurat, tempat tidur hingga relawan. Maka, terlambatnya pencairan insentif harus direspons segera, karena itu merupakan hak nakes," tutur Muzani yang juga Wakil Ketua MPR RI.

Kementerian Dalam Negeri melaporkan, sampai dengan 17 Juli 2021, realisasi penyaluran insentif nakes baru mencapai Rp 2,09 triliun atau setara 23,66% dari pagu Rp 8,85 triliun. Penyaluran insentif nakes di daerah kabupaten/kota sebesar Rp 1,31 triliun atau setara 18,99% dari pagu Rp 6,92 triliun.

Kemudian, realisasi penyaluran insentif nakes di pemerintah provinsi sudah tersalurkan Rp 780,9 miliar atau 40,43% dari pagu anggaran Rp 1,93 triliun.

Sementara, berdasarkan data harian, Jumat (23/7) kemarin, angka terkonfirmasi positif Covid-19 mencapai 49.071 jiwa. Sementara angka kematian harian 1.566 jiwa.[]