News

Gerebek Kantor Pinjol Ilegal di Jakut, 1 Manajer WN China dan 26 Karyawan Diciduk

Aparat kepolisian kembali menggerebek kantor pinjaman online (pinjol) ilegal. Kali ini berlokasi di daerah Penjaringan, Jakarta Utara.


Gerebek Kantor Pinjol Ilegal di Jakut, 1 Manajer WN China dan 26 Karyawan Diciduk
Ilustrasi Penangkapan (Lukman Hakim Naba)

AKURAT.CO, Aparat kepolisian kembali menggerebek kantor pinjaman online (pinjol) ilegal. Kali ini berlokasi di daerah Penjaringan, Jakarta Utara.

Penggerebekan tersebut dilakukan pada Kamis (27/1/2022) malam.

Dalam penggerebekan tersebut, polisi berhasil mengamankan 26 karyawan dan satu orang manajer.

baca juga:

"Yang kita amankan ada 27 orang. Itu ada karyawan sama manajer ya," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara AKBP Dwi Prasetyo kepada wartawan, Jakarta, Jumat (28/1/2022).

Dia menerangkan, manajer perusahaan merupakan warga negara China yang bertugas mengawasi karyawan saat bekerja.

"Dia (WN China) manajernya di situ. Bukan pemodal. Dia yang mengawasi," terang dia.

Dwi mengungkapkan, kantor pinjol ilegal itu terletak di sebuah ruko. Ia juga menyebut tak ada nama perusahaan pada kantor pinjol ilegal tersebut.

Dwi mengatakan, kantor pinjol ilegal itu mengoperasikan empat aplikasi pinjaman.

Adapun, nasabah yang ingin mengajukan pinjaman paling sedikit Rp1,2 juta dan paling banyak Rp2,5 juta.

Saat ini pihak kepolisian masih menyelidiki lebih lanjut soal pinjol ilegal tersebut dengan menggandeng Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

"Ini kan masih pemeriksaan lebih dalam lagi. Kita lagi koordinasi sama OJK juga untuk melihat mana aplikasi-aplikasi yang ilegal," ucapnya. []