News

Gerebek Kampung Boncos, Petugas Gagal Ringkus Bandar Kakap


Gerebek Kampung Boncos, Petugas Gagal Ringkus Bandar Kakap
Kasatnarkoba Polres Jakarta Barat AKBP Suhermanto menunjukkan barang bukti narkoba cair di lokasi penggerebekan, Kawasan Kedoya, Jakarta Barat, Rabu (20/12) (AKURAT.CO/Miftahul Munir)

AKURAT.CO, Kepolisian Resor (Polres) Jakarta Barat menggrebek Kampung Boncos, Jumat (19/1). Sayang, petugas tak mampu menangkap bandar besar di kawasan itu.

Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Jakarta Barat, Ajun Komisaris Besar Suhermanto mengatakan, bandar besar berinisial AS berhasil kabur dari sergapan petugas dengan cara melompat pagar tempat transaksi narkoba.

"Bandar AS berhasil meloloskan diri dengan melompat pagar. Kami sudah berusaha mengejar tapi dia begitu gesit. Kami langsung sisir kampung itu untuk mencari barang bukti lain. Namun kami tidak menemukan sedikit pun selain dari tangan dua pembeli sabu itu," kata dia.

Dia menjelaskan, penggerebekan tersebut dilakukan oleh petugas yang berpura-pura menjadi pembeli narkoba. Kali ini, Iptu Marganda dipercaya sebagai Under Cover Boy.

Memasuki Kampung Boncos, Marganda langsung bertemu dengan AS, bandar narkoba yang berhasil kabur itu. Sang bandar langsung membawa petugas yang menyamar tersebut ke sebuah bedeng yang biasa dijadikan AS bertransasksi narkoba dengan pasiennya.

Di dalam bedeng, Marganda bertemu dengan dua pasien AS, RH (45) dan JM (30). Marganda tak sendiri masuk ke kawsan itu, rekan-rekannya berada di belakang dia sekitar 20 meter. Setelah waktu tepat, petugas menyergap pembeli, namun AS berhasil kabur.

"Kami langsung menangkap dua pembeli tersebut setelah menerima barang bukti sabu dari bandar AS," kata Suhermanto.

Dari pembeli, mantan Kapolsek Tamansari ini mengungkapkan, barang bukti 3 paket narkoba jenis sabu seberat 20 gram, 2 bundel plastik klip, 2 buah timbangan digital, 1 buah telepon genggam merk samsung warna putih dan puluhan cangklong.

"Kami akan terus melakukan pengejaran terhadap pelaku tersebut yang mana pelaku tersebut tidak koperatif kepada petugas dan kami tidak akan segan-segan melakukan tindakan tegas jika pelaku tersebut mengancam keselamatan petugas," tandasnya.[]

Ridwansyah Rakhman

https://akurat.co