News

Gerebek Judi Sabung Ayam Ilegal, Polisi Justru Tewas Diserang Ayam Aduan

Polisi tewas diserang ayam aduan


Gerebek Judi Sabung Ayam Ilegal, Polisi Justru Tewas Diserang Ayam Aduan
Letnan Christian Bolok (kiri) tewas kehabisan darah setelah paha kirinya teriris pisau taji yang dipasang di ayam aduan (Kepolisian Samar Utara; The Independent)

AKURAT.CO, Nasib nahas menimpa seorang polisi asal Filipina, Letnan Christian Bolok. Pasalnya, Bolok yang tengah menggerebek judi sabung ayam, justru tewas setelah diserang ayam aduan warga.

Mengutip Daily Mail hingga CNA, Bolok, yang menjabat kepala polisi kota, telah dikonfirmasi meninggal Selasa (27/10) kemarin. Sehari sebelumnya, Bolok diketahui sedang melakukan penggerebekan sabung ayam ilegal di kota San Jose, Provinsi Samar Utara.

Namun, saat hendak mengumpulkan bukti, Balok justru diserang salah satu ayam jago aduan. Saat itulah, paha Balok tertusuk hingga teriris oleh taji pisau ayam aduan.

Pisau tepat mengenai arteri femoralis, Balok pun akhirnya kehabisan darah dan dinyatakan meninggal setelahnya.

"Bilahnya mengenai paha kirinya dan dia mati kehabisan darah. Itu adalah kecelakaan yang tidak menguntungkan dan sedikit nasib buruk yang tidak dapat saya jelaskan."

"Saya tidak percaya ketika pertama kali mendapati laporan ini. Selama 25 tahun saya bekerja jadi polisi, ini adalah pertama kalinya saya kehilangan anak buah karena taji ayam aduan," terang Kepala Polisi Samar Utara, Kolonel Arnel Apud.

Apud kemudian menyampaikan bahwa pasca insiden, pihak kepolisian telah menangkap tiga orang dan telah mengidentifikasi tiga tersangka lainnya. Namun, saat berita ini dilaporkan, ketiga tersangka lain tersebut masih berstatus buronan.

Selain itu, petugas juga dikatakan telah berhasil menyita tujuh ayam aduan, dua set taji tarung, serta uang taruhan sebesar PHP 550 (Rp166,8 ribu).

Terlepas dari kasus Bolok, sabung ayam sebenarnya diperbolehkan oleh pemerintah Filipina asal mengantongi izin. Sabung ayam berlisensi pun biasa dilakukan selama pesta lokal atau pada hari Minggu serta hari libur resmi.

Namun, sejak Agustus lalu, acara sabung ayam mulai mendapatkan sorotan, terutama yang ilegal. Pasalnya, kala itu, empat warga telah dinyatakan positif virus corona usai mengikuti sabung ayam ilegal. Karena itulah, pemerintah Samar Utara akhirnya mengeluarkan peringatan terhadap larangan sabung ayam ilegal. []

Dian Dwi Anisa

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu