Olahraga

George Kambosos Pede Bisa Rebut Gelar Juara Dunia dari Teofimo Lopez

“Saya akan mengalahkan orang ini (Teofimo Lopez) dengan segala cara yang diperlukan,” kata Kambosos


George Kambosos Pede Bisa Rebut Gelar Juara Dunia dari Teofimo Lopez
Petinju kelas ringan dari Australia, George Kambosos Junior. (Instagram.com/georgekambososjr)

AKURAT.CO, George Kambosos merasa sangat percaya diri mampu mengalahkan juara dunia kelas ringan, Teofimo Lopez dan merebut tiga gelar sekaligus, yakni WBA Super, IBF, dan WBO.

Pertandingan Kambosos vs Lopez dijadwalkan akan berlangsung di Teater Hulu, Madison Square Garden di New York, Amerika Serikat pada 4 Oktober 2021 mendatang.

Duel ini sebenarnya sudah direncanakan sejak lama. Namun, harus mengalami beberapa kali penundaan karena satu lain hal. Awalnya, Kambosos akan menghadapi Lopez pada 19 Juni lalu. Namun, El Brooklyn -julukan Lopez- dinyatakan positif COVID-19.

Kemudian, The Triller Company selaku promotor sempat menetapkan tanggal pertarungan menjadi tanggal 14 Agustus. Tapi, kembali diundur karena adanya penolakan dari Teofimo Lopez. 

Tak hanya waktu, lokasi pertandingan Kambosos vs Lopez juga mengalami perpindahan beberapa kali. Hingga akhirnya ditetapkan bahwa New York lah menjadi kota penyelenggara pertarungan tinju dunia kategori kelas ringan (61,2 kg) ini.

Menurut Kambosos, banyak penundaan akan memaksanya untuk melewatkan kelahiran anak ketiganya. Tapi, kemenangan akan membuat petinju berusia 28 tahun itu menjadi satu-satunya juara dunia di Australia saat ini.

Oleh karenanya, Kambosos sangat bertekad untuk bisa memenangkan pertarungan. Dia pun menyebut akan membongkar citra ‘juara palsu’ seorang Teofimo Lopez kepada publik tinju dunia.

“Saya akan mengalahkan orang ini (Teofimo Lopez) dengan segala cara yang diperlukan,” kata Kambosos kepada Sydney Morning Herald, dikutip dari Boxing Scene, Sabtu (18/9).

“Sudah lama datang, dan saya tidak melihat cara dia bisa mengalahkan saya. Mereka berbicara tentang aspek-aspek tertentu dari permainannya, tetapi permainan saya lebih baik secara keseluruhan.”

“Saya tidak berpikir Lopez pantas menjadi juara. Dia menerima begitu saja. Dia terlalu banyak menjilatnya, ingin pamer terlalu banyak. Dia bukan juara sejati dan para penggemar melihat itu; banyak penggemar melihat kepalsuannya,” kata dia.

“Lopez membutuhkan panggilan bangun yang besar, dia perlu direndahkan, dan saya datang untuk melakukan itu,” tegas Kambosos.

Kambosos menjadi penantang wajib pada tahun lalu, ketika petinju kelahiran Sydney, Australia itu meraih kemenangan split decision dua belas ronde atas mantan juara dunia Lee Selby.

Sumber: Boxing Scene & Sydney Morning Herald