Ekonomi

Genjot Serapan Livebird, PPI Kembangkan Ekosistem Perdagangan Online

PPI sedang kembangkan ekosistem perdagangan daring atau online guna mengo[timalkan serapan ayam potong (livebird)


Genjot Serapan Livebird, PPI Kembangkan Ekosistem Perdagangan Online
Pekerja menyiapkan ayam siap potong untuk dikirimkan ke pedagang di pasar Palmerah, Jakarta, Jumat (11/5). Jelang bulan suci Ramadan harga ayam perkilogramnya mulai mengalami kenaikan. Di pasar Palmerah ini kenaikan hingga mencapai Rp28 ribu dari harga normal Rp20 ribu dan akan terus naik hingga beberapa hari kedepan. Di pasar Palmerah pun beberapa bahan pokok mulai mengalami kenaikan seperti telur, daging, sayuran dan juga beras (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO, PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) atau PPI sebagai BUMN perdagangan sedang mengembangkan ekosistem perdagangan daring atau online guna mengoptimalkan serapan ayam potong (livebird).

“Salah satu upaya kami adalah mengimplementasikan prioritas Kementerian BUMN, salah satunya adalah kepemimpinan teknologi yang mendukung fungsi BUMN Holding Pangan," ujar Direktur Teknik dan Pengembangan PT PPI Prasetiyo Indroharto dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis (3/12/2020). 

Aplikasi terintegrasi disebut PPI Ecotrade, kepanjangan dari PPI Ecosystem Trading yang ditargetkan beroperasi pada Januari 2021. Sehingga PPI memiliki database dari hasil transaksi untuk analisa guna mendapatkan harmonisasi antara pasokan dan permintaan.

“Ecotrade dikembangkan easy to use agar para stakeholder nyaman dalam bertransaksi. Saat ini stakeholder pembeli dalam Ecotrade adalah wholesaler, namun ke depannya kami akan coba mengintegrasikan ke e-Commerce dan riteler," kata Vice President Pengembangan Bisnis PPI Indra Iliana.

Menurut dia, PPI optimistis dengan digitalisasi proses bisnis ini akan mendorong serapan livebird.

Aplikasi berbasis android akan menghubungkan para stakeholder yang bergerak dalam bidang usaha livebird, di antaranya adalah peternak mandiri, Rumah Pemotongan Hewan (RPH), dan pembeli.

PPI berharap dengan aplikasi itu bisa membantu meningkatkan serapan livebird dari peternak mandiri dan menyederhanakan proses bisnis dalam bentuk digital, agar dapat mendorong perluasan pasar dan mendorong peranan PPI sebagai perusahaan perdagangan dalam BUMN klaster pangan dan memberi PPI keunggulan kompetitif.

PPI saat ini secara reguler melaksanakan penyerapan ayam potong kepada peternak mandiri di daerah Jawa Barat. 

Sebelumnya, PPI menyatakan siap menyerap hasil peternak ayam hidup potong (livebird) mandiri dalam rangka membantu pemulihan ekonomi nasional. 

"PPI tidak dalam rangka untuk berkompetisi dengan perusahaan yang sudah berperan dalam industri livebird beserta turunannya, tetapi kami hadir sebagai bagian dari penugasan pemerintah untuk dapat berperan bersama peternak mandiri dalm rangka memajukan ekonomi," ujar Prasetiyo Indroharto dalam keterangan tertulisnya beberapa waktu lalu. 

Adapun dalam melaksanakan penugasan dari Kementerian BUMN, PPI juga berkoordinasi dengan beberapa institusi lain seperti Kementerian Perdagangan, Kementerian Pertanian dan Kementerian Sosial.[]