News

Genjot Pertanian Pasaman Barat, Kementan Perkuat Peran Penyuluh

Penyuluh adalah garda terdepan dalam pertanian


Genjot Pertanian Pasaman Barat, Kementan Perkuat Peran Penyuluh
Pelatihan penyuluh pertanian di Pasaman Barat (DOKUMEN)

AKURAT.CO Kementerian Pertanian terus berupaya menggenjot sektor pertanian di Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat. Caranya melalui penguatan penyuluh pertanian. Dengan cara ini, Pasaman Barat diharapkan bisa meningkatkan produktivitas untuk menjaga ketahanan pangan.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan, penyuluh adalah garda terdepan dalam pertanian.

"Penyuluh adalah garda terdepan dalam pertanian. Sebab, penyuluh harus memastikan produksi pertanian tidak terganggu. Oleh karena itu, penyuluh pun harus terus berada di lapangan dan mendampingi petani," tuturnya.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi, mengutarakan hal serupa.

"Peran penyuluh sangat penting. Oleh karena itu, penyuluh harus terus memperkuat diri. Penyuluh harus menambah pengetahuan, kemampuan, dan skill. Karena ilmu yang mereka miliki harus bisa diterapkan petani," katanya.

Peningkatan kualitas penyuluh di Kabupaten Pasaman Barat dilakukan melalui pelatihan penyuluh pertanian swadaya bagi petani daerah irigasi. Kegiatan ini diinisiasi IPDMIP-IFAD Kabupaten Pasaman Barat. Pelatihan dilaksanakan selama 5 hari, 1 sampai 5 Maret 2021, di Aula DTPHP  Kabupaten Pasaman Barat.

Pelatihan dibuka Kadis DTPHP Pasaman Barat, Sukarli. Dalam arahannya, Sukarli menyampaikan bahwa PPS merupakan tugas yang sangat mulia karena mau bekerja dengan ikhlas tanpa digaji oleh negara.

Pelatihan menghadirkan narasumber dari kabupaten Rizki Wilheppi, Nuryono, dan Junaidi, penyuluh WKPP Ngatimin Rahmadi serta Rezi Wismora dari Dinas Perikanan Kabupaten Pasaman Barat. Peserta pelatihan berjumlah 30 orang yang berasal dari 12 daerah irigasi (DI). Pelatihan juga melakukan kunjungan lapangan ke pertanian terpadu Dangau Inspirasi Kurao Padang, Sumatera Barat.[]