Ekonomi

Gencarkan Inklusi Keuangan, Pinjol Harus Patuhi Ketentuan Hukum Berlaku

Pinjaman Online berbasis aplikasi (Pinjol) kian marak, selain manfaat dan kemudahannya


Gencarkan Inklusi Keuangan, Pinjol Harus Patuhi Ketentuan Hukum Berlaku
Pinjaman online memiliki risiko yang menghantui banyak nasabah. (Pexels)

AKURAT.CO Pinjaman Online berbasis aplikasi (Pinjol) kian marak, selain manfaat dan kemudahannya nyatanya pinjol juga kerap menjadi perhatian seiring kasus penipuan pinjol ilegal.

Direktur One Hope Irwan Wirawan mengungkapkan terkait dengan situasi terkini industri pinjol di Indonesia, maka semua pihak diingatkan kembali tentang adanya perilaku pihak-pihak tertentu yang cenderung bertentangan dengan ketentuan hukum yang berlaku. Oleh karena itu, pihaknya yakni One Hope dari PT. Teknologi Indonesia Sentosa mengklaim senantiasa berkomitmen untuk selalu tunduk dan patuh pada setiap dan semua aturan dan arahan dari OJK, maupun para pembuat kebijakan lainnya.

" Saat ini One Hope sendiri tidak sedang menyalurkan pinjaman, namun berfokus pada penyelesaian hak-hak dan kewajiban-kewajiban dari para pengguna sebagaimana yang diperintahkan oleh OJK kepada kami, dan kami pun berjalan tetap pada garis yang ditetapkan tersebut, "tegasnya.

One Hope percaya bahwa kehadiran peer to peer lending pada umumnya, dan khususnya One Hope, memang diperlukan untuk memberi kontribusi positif terhadap index inklusi keuangan di masyarakat serta menjadi solusi bagi sebagian besar masyarakat yang tergolong non-bankable.

" Segmen inilah yang perlu digarap dengan baik, namun dengan tetap patuh pada aturan yang ditetapkan pemerintah, " imbuhnya.

Menurutnya, pihaknya menekankan tentang pentingnya kepatuhan dari para pelaku industri pinjol terhadap ketentuan hukum yang berlaku dalam melaksanakan aktivitas usahanya. Mengingat One Hope di industri pinjol bermula dari keinginan untuk berkontribusi pada peningkatan indeks inklusi keuangan yang tengah diupayakan oleh OJK.

“ Platform pinjaman peer-to-peer online One Hope diluncurkan dengan komitmen untuk membangun masa depan yang lebih baik secara keuangan bagi semua orang, terutama kaum pekerja Indonesia dan wanita produktif, dengan cara memberikan akses permintaan pinjaman yang cepat, mudah, dan terjangkau. Komitmen kami ini sejalan dengan semangat dan upaya yang secara konsisten terus dilakukan oleh para pemangku kebijakan terkait, termasuk OJK, yang tercermin dari bertumbuhnya indeks inklusi keuangan. Pada perjalanannya kami selalu memberikan upaya untuk tetap mematuhi rambu-rambu yang ditetapkan, " pungkasnya.

Gencarkan Inklusi Keuangan, Pinjol Harus Patuhi Ketentuan Hukum Berlaku - Foto 1

Sekadar informasi, PT Teknologi Indonesia Sentosa adalah perusahaan yang bergerak di bidang pemberian pinjaman peer-to-peer. One Hope merupakan platform pinjaman peer-to-peer online milik PT Teknologi Indonesia Sentosa yang diluncurkan dengan komitmen untuk membangun masa depan yang lebih baik secara keuangan bagi semua orang, terutama kaum pekerja Indonesia dan wanita produktif dengan cara memberikan akses permintaan pinjaman yang cepat, mudah, dan terjangkau.

One Hope memiliki strategi manajemen risiko berbasis artificial intelligence dengan sistem pengendalian risiko yang mutakhir demi menjamin kualitas layanan platform One Hope.[]