News

Gemparkan Korea, Penemuan Keluarga yang Hilang di Kedalaman Laut

Pihak sekolah tidak pernah kembali melihat Yoo-na hingga 15 Juni 2022.


Gemparkan Korea, Penemuan Keluarga yang Hilang di Kedalaman Laut
Proses pengangkatan mobil keluarga Yoo-na. (Korea Times)

AKURAT.CO Sebuah kabar misterius tentang kematian seorang remaja di Jeju, Korea selatan, menghebohkan warganet. Ternyata tidak hanya sang remaja, seluruh keluarganya ditemukan meninggal dunia di dalam sebuah mobil yang tenggelam di sekitar laut selatan Jeolla. 

Dilansir dari Korea Times, kabar mengejutkan ini diawali dari penemuan jenazah sebuah keluarga yang telah membusuk di dalam sebuah mobil oleh Kepolisian Metro Gwangju dengan Penjaga Pantai Wando di kedalaman 10 meter di bawah laut dekat Wando atau sekitar 100 meter dari Pelabuhan Songgok. Setelah diidentifikasi, ternyata salah satu jenazah tersebut adalah Cho Yoo-na yang diketahui mengajukan izin dari sekolahnya sejak 15 Mei 2022 lalu. 

Yoo-na dan keluarganya diketahui mengajukan izin untuk mengikuti program experential learning di Pulau Jeju pada 19 Mei hingga 15 Juni 2022. Namun, pihak sekolah tidak pernah kembali melihat Yoo-na hingga 15 Juni 2022. Mengetahui hal ini, pihak sekolah akhirnya menghubungi kedua orangtua Yoo-na. Namun setelah beberapa kali dihubungi, ponsel kedua orangtuanya tidak pernah aktif. 

baca juga:

Setelah mendapatkan laporan tersebut, pihak kepolisian melakukan pencarian dengan sejumlah cara. Namun ternyata, diketahui bahwa keluarga Yoo-na tidak pernah mengikuti program apapun di Pulau Jeju. Keluarga ini justru ditemukan oleh kamera CCTV di sebuah guest house di Wando, Jeolla Selatan, pada 30 Mei 2022. Mereka berada di guest house tersebut sejak 24 Mei 2022. 

Sejak itu kepolisian wilayah Gwangju melakukan pencarian secara menyeluruh di wilayah sekitar Jeolla Selatan. Akhir Juni lalu, kepolisian dan penjaga pantai Wando menemukan bumper bagian depan mobil Audi A6, yang diketahui sebagai mobil keluarga Yoo-na, sedikit tenggelam di laut sekitar pelabuhan Songgok. Dua jam kemudian, mobil tersebut berhasil diangkat ke daratan dan ditemukan sejumlah jenazah. 

Namun pihak kepolisian kesulitan mengidentifikasi jenazah tersebut karena kaca mobil yang gelap. Setelah diangkat dan pintu mobil dibuka, pihak kepolisian sempat kesulitan mengidentifikasi jenazah karena kondisi jasad yang telah membusuk. 

Meski kini masih dalam tahap penyelidikan, sejumlah jenazah tersebut dipercaya sebagai anggota keluarga dari Yoo-na. 

Sejumlah media menambahkan bahwa keadaan keluarga Yoo-na sedang mengalami kebangkrutan. Kondisi ini terjadi diketahui setelah sang ayah menutup bisnisnya pada Juli 2021 lalu. Selain itu, kedua orangtuanya diketahui memiliki utang mencapai 100 juta won. []