Ekonomi

Geliatkan Ekonomi Lewat Koneksi Internasional, Ini Strategi BNI!

Geliatkan Ekonomi Lewat Koneksi Internasional, Ini Strategi BNI!
Direktur Treasury dan International BNI Henry Panjaitan dalam webinar UMKM Goes To Global Market didukung oleh Bank BNI, PT Jamkrindo dan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)", Rabu (20/7/2022). (tangkapan layar youtube AKURAT.CO)

AKURAT.CO, Direktur Treasury dan International BNI Henry Panjaitan mengatakan arah strategi  BNI guna pengembangan bisnis internasional meliputi dua, yaitu dengan menangkap peluang bisnis diaspora dan Indonesian-related untuk memberikan solusi transaksi perbankan global.

Kemudian yang kedua, dalam hal ini unggul menyediakan solusi transaksi perbankan di area domestik termasuk UMKM melalui xpora dengan memberikan solusi holistic dan enablers untuk memperkuat core business.

“Untuk internasional menargetkan segmen-segmen potensial,” ucap Direktur Treasury dan International BNI Henry Panjaitan dalam webinar Akurat.co bertema UMKM Goes To Global Market yang didukung oleh Bank BNI, PT Jamkrindo dan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)", Rabu (20/7/2022).

baca juga:

BNI juga memiliki 6 kantor cabang luar negeri, 2 kantor cabang remittance, kemudian sub branch dan satu representative office. Tak hanya itu, BNI memiliki 8 juta diaspora di luar negeri.

“Kita arahkan bagaimana diaspora itu mulai melirik ke Indonesia. Untuk kantor cabang ini akan bisa dimanfaatkan di dalam negeri untuk kita kembangkan,” ungkapnya.

Untuk itu, nilai strategis kantor cabang yang ada di luar negeri adalah Go Global with BNI, Source of International Funding dan investment Gate.

“Mitra strategis bagi perusahaan Indonesia dalam membiayai ekspansi bisnis internasional melalui pinjaman bilateral dan sindikasi, serta juga menjembatani pasar modal regional dan Indonesia melalui pendirian security house,” terangnya.

Ia menerangkan Source of International Funding untuk memanfaatkan pasar keuangan lokal sebagai sumber pendanaan non IDR melalui diversifikasi sumber pendanaan dari ritel, korporasi dan lembaga keuangan serta investor internasional lainnya.

“Untuk investment gate memfasilitasi peluang investasi dari dan ke Indonesia melalui kerjasama dengan berbagai badan dan organisasi pemerintah investasi,” lanjutnya.