News

Gelar Inspeksi Kepatuhan, Camat Soroti Perizinan Bangunan dan Potensi Kebakaran

Gelar Inspeksi Kepatuhan, Camat Soroti Perizinan Bangunan dan Potensi Kebakaran
Petugas inpeksi rumah kos-kosan (Badri/Akurat.co)

AKURAT.CO, Sejumlah petugas gabungan lintas SKPD tingkat Kecamatan Cempaka Putih melakukan inspeksi kepatuhan penduduk terhadap administrasi kependudukan dan perizinan bangunan. Inspeksi itu dilakukan dalam rangka pembinaan dan upaya membangun kepatuhan warga terhadap peraturan. 

Operasi itu dipimpin langsung Camat Cempaka Putih, Fauzi. Dia mengatakan, kegiatan itu mereka lakukan melibatkan Dukcapil, PTSP, UPPRD, Gulkarmat, Satpol PP, Dishub dan TNI-Polri. 

Kegiatan itu dilakukan dengan pendekatan yang soft approach (lunak) . Karenanya, dalam aksinya, merek lebih memilih melayani kebutuhan warga. 

baca juga:

"kita langsung datang di pemukiman-pemukiman warga masyarakat. Disamping perizinan yang barangkali mereka belum punya kemudian kita lakukan pelayanan untuk membantu mereka mengurus izin, terkait dengan untuk penanggulangan ataupun antisipasi bahaya kebakaran. Kami ikut sertakan Pemadam Kebakaran sehingga bisa melihat kelayakan bangunan, titik kumpul ataupun titik evakuasi yang mungkin saja mereka tidak punya," katanya.

Dia menjelaskan, kegiatan yang diikuti lintas instansi itu akan memudahkan masyarakat mendapatkan pelayanan terpadu. Upaya jemput bola itu diharapkan memberi efek positif terhadap masyarakat khususnya kesadaran dan kepatuhan terhadap peraturan dan perizinan bangunan di Jakarta. 

"Jadi kehadiran teman-teman Satpol, jajaran dari kependudukan kemudian pemadam kebakaran, termasuk pajak semua mendata sesuai tupoksi masing-masing,"imbuhnya.

Mantan Camat Gambir itu menjelaskan, nantinya para pengelola ataupun pemilik rumah-rumah kontrakan dan rumah kos itu akan diundang untuk diberikan sosialisasi kewajiban yang harus dipenuhi dari sisi aturan sehingga kedepannya akan lebih tertib.

"Terutama dari sisi bangunan, kelayakan bangunan, Jadi kewajiban kita pemerintah untuk mengingatkan menghimbau kepada masyarakat untuk juga ikut membantu mengantisipasi kalau tidak dari mereka ya siapa lagi yang akan melakukan ini, itu saya kira yang kita lakukan jadi kita sosialisasikan ini kepada masyarakat secara langsung door to door,"tuturnya.

Dalam kesempatan itu, fauzi pun menghimbau kepada pemilik atau pengelola rumah-rumah kontrakan atau rumah kost yang belum memiliki izin agar bisa mengurus izinnya.

"Mengurus izin di PTSP itu tidak dipungut biaya, gratis. Saya kira ini tidak menyulitkan warga masyarakat untuk mengurus dan tentunya ketertiban para penghuni juga kami menghimbau untuk dilakukan pendataan dengan baik karenakan mereka ini penduduk yang tidak menetap, berpindah-pindah sehingga pengawasannya ada di pemilik atau pengelola rumah kost dan juga dikoordinasikan dengan RT dan RW setempat," ungkapnya. []