Lifestyle

Gejala Hepatitis Akut Misterius, Yuk Kenali Penyebab dan Tanda Penyakit Kuning

Hepatitis akut misterius diketahui memiliki gejala berupa masalah pada saluran cerna lalu kondisi kulit kuning. Yuk pahami tentang penyakit kuning


Gejala Hepatitis Akut Misterius, Yuk Kenali Penyebab dan Tanda Penyakit Kuning
Ilustrasi- Mengenal Penyakit Kuning yang menjadi gejala hepatitis akut misterius (Freepik)

AKURAT.CO Di Indonesia, kasus kematian anak diduga akibat hepatitis akut yang belum diketahui penyebabnya terus meningkat. Ada tambahan masing-masing satu dari DKI Jakarta dan Kalimantan Timur.

Jika ditotal anak yang meninggal akibat hepatitis akut misterius ada tujuh orang dari berbagai daerah. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengimbau para orang tua untuk tidak panik tetapi tetap waspada. 

Jubir vaksinasi Covid-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmizi menuturkan kalau tiga pasien anak yang meninggal diduga akibat hepatitis akut sempat mengalami gejala saluran cerna lalu kondisi kulit kuning.

baca juga:

Sejak dulu kondisi warna kuning pada kulit selalu dikaitkan dengan penyakit hepatitis. Dalam dunia medis, kondisi ini dikenal dengan istilah jaundice. Istilah jaundice berasal dari kata Perancis jaune yang berarti kuning. Perlu diingat bahwa jaundice sendiri bukan merupakan sebuah penyakit, melainkan tanda dan gejala yang mendasari penyakit tertentu. Salah satunya adalah hepatitis. 

Menurut American Family Physician (AAFP), jaundice  atau penyakit kuning ditandai dengan menguningnya kulit, selaput lendir, dan bagian putih mata. Warna kuning ini muncul tubuh tidak memproses bilirubin (zat berwarna kuning-oranye) sebagaimana mestinya sehingga menumpuk dalam darah. Bilirubin terbentuk ketika hemoglobin  dipecah sebagai bagian dari proses normal daur ulang sel darah merah tua atau rusak. Bilirubin dibawa dalam aliran darah ke hati, di mana itu mengikat dengan empedu.

Bilirubin kemudian dipindahkan melalui saluran empedu ke dalam saluran pencernaan, sehingga dapat dikeluarkan dari tubuh. Sebagian besar bilirubin dikeluarkan lewat tinja, tetapi sejumlah kecil diekskresikan dalam urine. Jika bilirubin tidak dapat dipindahkan melalui hati dan saluran empedu dengan cukup cepat, bilirubin akan menumpuk di dalam darah dan disimpan di kulit. Hasilnya adalah penyakit kuning.

"Gejala ini mungkin sulit terdeteksi pada orang dengan kulit yang berwarna agak gelap. Tak sedikit pula yang menganggapnya sebagai tanda kulit pucat karena anemia,” kata Dr Mike Cardogan, dikutip AKURAT.CO, Jumat (13/5/2022). 

Dalam kasus jangka pendek dan biasanya disebabkan oleh infeksi, beberapa gejala penyakit kuning adalah : 

  • Demam
  • Panas dingin.
  • Sakit perut
  • Flu
  • Perubahan warna kulit
  • Urine berwarna gelap
  • Feses berwarna pucat

Adapun tingkat keparahan gejala tergantung pada penyebab yang mendasari dan seberapa cepat atau lambat penyakit berkembang.

Jika penyakit kuning tidak disebabkan oleh infeksi, gejala yang muncul adalah penurunan berat badan atau kulit gatal (pruritus). Sementara jika penyakit kuning disebabkan oleh kanker pankreas atau saluran empedu, gejala yang paling umum adalah sakit perut.