Lifestyle

Yang Mabok Melulu, Cek Gejala-gejala Awal Kerusakan Hati

Kerusakan organ hati karena lakohol ini sendiri dapat dikenali melalui beberapa gejala awal. Berikut ini adalah lima gejala awal


Yang Mabok Melulu, Cek Gejala-gejala Awal Kerusakan Hati
Ilustrasi minuman beralkohol (Unsplash/Sergio Alves Santos)

AKURAT.CO, Minuman beralkohol dengan berbagai macam jenis, baik itu khas dari Eropa, Amerika maupun beberapa jenis dari Asia dan Indonesia, sampai yang lokalan sangat mudah ditemui.

Apalagi, kamu sekarang bisa membeli minuman beralkohol di e-commerce Indonesia, juga aplikasi ojek online yang sangat memudahkan.

Namun, di tengah mudahnya membeli minum beralkohol secara online di Indonesia, belum ada data pasti mengenai meningkatnya tingkat konsumsi minuman beralkohol di Indonesia yang berkesinambungan dengan jumlah kasus penyakit yang menyerang organ hati di Indonesia.

Seperti diketahui, mengonsumsi alkohol dapat mengancam kesehatan hati. Asupan minuman beralkohol yang berlebihan bisa memicu kerusakan hati, yang dikenal sebagai alcohol-related liver disease (ARLD) atau penyakit hati terkait alkohol.

ARLD sering berujung pada tiga macam masalah kesehatan hati yang dapat memicu komplikasi penyakit hati. Ketiga masalah tersebut adalah penyakit perlemakan hati alkoholik, hepatitis alkoholik dan sirosis alkoholik.

Kerusakan hati karena alkohol ini sendiri dapat dikenali melalui beberapa gejala awal. Berikut ini adalah lima gejala awal kerusakan organ hati karena alkohol, seperti dilansir dari laman Times of India. 

Mudah kelelahan

Mudah kelelahan merupakan tanda awal yang umum terjadi pada kasus kerusakan hati. Hal ini bisa disebabkan oleh alkohol maupun faktor lain seperti virus atau penyakit keturunan. Kelelahan yang muncul bisa berlangsung lama, ringan atau mendorong terjadinya komplikasi yang drastis pada organ hati.

Mual

Kondisi seperti hepatitis alkoholik kerap memicu gejala mual dan muntah. Gejala ini biasanya juga disertai dengan nyeri dan rasa tak nyaman pada perut, perasaan tidak enak badan dan demam ringan.

Nafsu makan terganggu

Asupan alkohol dapat menekan nafsu makan, memunculkan rasa mual, dan membuat tubuh kurang berenergi sehingga mudah kelelahan. Nafsu makan yang terganggu bisa menyebabkan asupan nutrisi menjadi tidak optimal. Ketika kebutuhan gizi tak tercukupi dengan baik, sel-sel organ hati bisa mudah mengalami kerusakan.

Penurunan berat badan

Penurunan berat badan yang cepat dan tanpa sebab jelas juga bisa menjadi tanda bahwa hati mengalami kerusakan akibat alkohol. Memiliki berat badan yang ideal dan mencegah obesitas, memang dapat memberikan manfaat dalam menjaga kesehatan hati.

Akan tetapi, perubahan berat badan yang drastis bisa menjadi pertanda bahwa ada masalah kesehatan yang mungkin sedang terjadi, terutama di organ hatimu.

Hati membengkak

Konsumsi alkohol selama bertahun-tahun dapat membuat organ hati mengalami peradangan dan membengkak. Hati yang bengkak juga merupakan gejala umum dalam ARLD. 

Organ hati yang membengkak cukup sering ditemukan pada pasien yang mengalami kerusakan hati, akibat konsumsi alkohol berlebihan. Kerusakan ini dapat memicu munculnya jaringan parut yang bisa berujung pada sirosis alkoholik, tahap akhir dari penyakit hati.[]