Ekonomi

Geger Tren NFT, OJK: Bukan Ranah Kami!

NFT bukan merupakan kewenangan OJK, namun saat ini OJK tetap melakukan monitoring terkait perkembangannya


Geger Tren NFT, OJK: Bukan Ranah Kami!
Ilustrasi NFT. (Pixabay.com/thedigitalartist)

AKURAT.CO Wakil Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nurhaida menanggapi terkait maraknya tren NFT di masyarakat baru-baru ini.

Ia menegaskan bahwa NFT bukan merupakan kewenangan OJK. Namun saat ini OJK tetap melakukan monitoring terkait perkembangannya.

"OJK tidak menghandle itu karena tidak masuk dalam instrumen keuangan, jadi kami mungkin hanya monitor perkembangannya," ujar Nurhaida dalam konferensi pers, Kamis, (20/1/2022).

baca juga:

Nurhaida mengatakan NFT memang sudah muncul semenjak 2014, namun memang belakangan ini menjadi tren di masyarakat.

Diwaktu yang sama Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan atau OJK, Wimboh Santoso juga mengatakan tetap pihaknya memonitor perkembangan NFT di masyarakat.

Menurutnya NFT tak masuk dalam sektor keuangan digital sehingga bukan diawasi oleh OJK.

"Keuangan digital macam-macam. Kami concern, kami pelajari. Kadang-kadang underlying-nya tidak ada hubungannya dengan sektor keuangan tapi kami monitor," ujar Wimboh Santoso.

Seperti diketahui, nama Ghozali tiba-tiba saja menjadi trending di media sosial Twitter beberapa waktu lalu. Sebuah unggahannya dari akun @Ghozali_Ghozalu bahkan menjadi viral dan diperbincangkan banyak orang. Sosoknya yang tiba-tiba mengisi banyak media sosial menjadi pemberitaan karena pencapaiannya di industri NFT.

Melalui media sosial Twitter pribadinya @ghozali_Ghozali, sosok Ghozali mengunggah berbagai aktivitasnya. Salah satunya adalah mengunggah foto selfienya. Hingga akhirnya, ia mengunggah sebuah tangkapan layar tentang aktivitasnya di salah satu platform pengguna NFT, Opensea.

Menanggapi unggahan tersebut, banyak yang terkejut karena penghasilan Ghozali mencapai miliaran rupiah. Dari situlah namanya semakin populer. 

Pencapaian sosok Ghozali ini benar-benar mengejutkan banyak orang. Bahkan, ia pun dibandingkan dengan berbagai selebgram yang memiliki kekayaan sama. Namun, pencapaian tersebut tidak datang dengan sekejap.

Ia berhasil konsisten melakukan apa yang dilakukannya. Dalam bio akun Twitter-nya, ia melakukan foto selfie dirinya sendiri setiap hari. Bahkan, aktivitas tersebut dilakukannya selama lima tahun dari tahun 2017 hingga 2021 silam tanpa henti. 

Kini, ia memiliki akun OpenSea dengan koleksi bernama Ghozali Everyday. Koleksi tersebut menampilkan 933 foto selfienya. Harga terendah untuk satu karyanya adalah seniali 0,001 ETH atau sekitar Rp45 ribu saja. Namun, harga rata-rata per harinya Ghozale bisa mendapatkan hingga 0,3 ETH atau sekitar Rp14 juta. 

Sedangkan informasi terakhir, ia telah menjual hingga 256 NFT dengan nilai mencapai Rp12 miliar. Koleksi Ghozali tersebut pun kin mampu menembus 40 besar peringkat volume perdagangan 24 jam OpenSea di seluruh dunia dengan kenaikan aktivitas mencapai 72 ribu persen. 

Bahkan, seorang kolektor yang memiliki salah satu seri atau karya dari koleksi Ghozali Everyday memberikan harga mencapai 999 ETH atau sekitar US$3 juta atau setara dengan Rp42 miliar.[]