News

Geger, Kim Jong-un Muncul dengan Perban dan Bintik Hijau di Kepala, Media Ramai Pertanyakan Kesehatannya

Dari analisis foto, NK News mendapati perban dan bintik misterius di balik kepala Kim Jong-un. Foto-foto itu pun kini sudah tersebar di media sosial.


Geger, Kim Jong-un Muncul dengan Perban dan Bintik Hijau di Kepala, Media Ramai Pertanyakan Kesehatannya
Dalam foto ini, bintik hijau gelap dan perban terlihat di bagian belakang kepala Kim Jong-Un selama pertemuan militer yang diadakan dari 24-27 Juli. (KCTV via NK News)

AKURAT.CO, Isu kesehatan pemimpin tertinggi Korea Utara (Korut) Kim Jong-un kembali marak dibicarakan media. Ini terjadi terutama setelah Kim muncul di depan umum dengan bintik hijau gelap di belakang kepala dan perban menempel di atasnya.  

Sebagaimana diwartakan oleh Washington Post hingga NY Post, tanda misterius serta perban itu awalnya terkuak gara-gara laporan dari kantor berita NK News. Diketahui, dalam liputannya, NK News mengaku telah menganalisis foto-foto acara yang dihadiri Kim dari lembaga penyiaran Korut KCTV dan kantor berita negara KCNA. Adapun acara yang dimaksud adalah saat Kim datang ke acara militer pada 24-27 Juli serta konferensi veteran perang pada 27 hingga 29 Juli. 

Dari analisis foto itulah, NK News mendapati perban dan bintik misterius ada di balik kepala sang penguasa Korut. Foto-foto Kim yang dibicarakan NK News pun kini sudah tersebar luas di media sosial. Dalam foto itu, Kim memang terlihat tengah memakai perban berwarna cokelat pada bagian kepalanya. Selain itu, tampak pula tanda hijau yang kemungkinan adalah memar.   

Video resmi dari media pemerintah Korut memang tidak menunjukkan bagian belakang kepala Kim di acara tersebut. Namun, gambar perban dan tanda hijau itu terlihat dalam sejumlah foto yang dirilis oleh media pemerintah.

Hingga kini, belum diketahui secara pasti apa tanda hijau yang ada di kepala Kim dan mengapa ia sampai mengenakan perban. Namun, kemunculan terbarunya dengan perban itu jelas makin menambah spekulasi tentang kesehatan Kim yang buruk. 

Sebelumnya, Kim juga sempat membuat ramai para pengamat Korut karena muncul dengan tubuh yang ramping. Baru-baru ini pun muncul kesaksian dari salah satu penduduk Pyongyang yang mengatakan kepada KCNA bahwa warga Korut 'patah hati' oleh 'penampilan kurus' dari Kim. Sementara diketahui, selama ini, Kim dikenal memiliki tubuh tambun dengan bobot mencapai hingga 308 pon atau hampir 140 kilogram. 

"Melihat kawan kami yang terhormat, Sekretaris Jenderal menjadi kurus seperti itu, semua orang menjadi sangat sedih," kata pria itu kepada media pemerintah.

"Semua orang membicarakannya. Kami semua baru saja mulai menangis," tambah pria itu seperti dikutip dari News Week.

Baca Juga: Pengamat Sebut Tubuh Kim Jong-un Tampak Kurus Setelah Sebulan 'Raib', Kesehatan Buruk?

Situs web 38 North, yang menganalisis Korut, sempat melaporkan bahwa Kim mungkin telah minum obat penurun berat badan atau menjalani prosedur operasi bariatrik (mengatasi obesitas) seperti selongsong lambung atau bypass lambung.

Yang lain berpendapat bahwa pandemi Covid-19 mungkin telah mendorongnya untuk mengambil tindakan kesehatan yang drastis karena obesitasnya yang tidak wajar atau karena kemungkinan penyakit kardiovaskular.

Kim juga telah menunjukkan tanda aneh di tubuhnya sebelumnya. Itu terjadi selama penampilannya pada Mei 2020. Saat itu, ia muncul dengan bintik hitam di lengan. Karena tanda itu, para ahli medis langsung menduga bahwa Kim memiliki masalah jantung. Mengingat, sebelum muncul dengan tanda hitam di lengan, Kim sempat absen dari penampilan publik untuk waktu yang lama. Saat itu pun, Kim sampai dirumorkan mengalami serangan jantung hingga meninggal.

Peristiwa Kim muncul dengan tanda memar atau perban juga sempat terjadi pada beberapa kesempatan. Selama pertemuan politbiro pada Juni 2021 misalnya, jari Kim tampak memar. Lalu pada Juni 2019, jarinya terlihat diperban. Sementara pada November 2015, Kim muncul dengan perban di pergelangan tangan.[]