News

Geger Isu Pesta Seks di Katedral Newscatle Inggris, Vatikan Sigap Luncurkan Penyelidikan

Geger Isu Pesta Seks di Katedral Newscatle Inggris, Vatikan Sigap Luncurkan Penyelidikan
Uskup Agung Liverpool telah diminta oleh Vatikan untuk melakukan peninjauan menyusul rumor soal pesta seks di sebuah katedral di Newcastle, Inggris. (Philippe Lissac/Godong/Universal Images Group via Getty Images)

AKURAT.CO Sebuah klaim yang beredar menyebut tentang 'pesta seks' di sebuah katedral Inggris, yang diduga terjadi selama penguncian Covid-19. Vatikan pun kini sedang meluncurkan penyelidikan untuk menanggapi desas-desus ini.

The Sunday Times menggambarkan penyelidikan Vatikan sebagai 'langkah yang tak biasa'. Menurut pemberitaan, Vatikan telah memerintahkan investigasi terkait kondisi seputar pengunduran diri Robert Byrne sebagai Uskup Hexham dan Newcastle pada bulan Desember.

Penyelidikan itu mengikuti klaim bahwa salah satu pendeta Byrne telah mengundang para umat ke pesta pribadi di penginapannya. Tidak ada laporan yang menyebut bahwa Bryne menghadiri pesta seks seperti yang dituduhkan. Namun, properti di mana pesta diselenggarakan disebut-sebut bersebelahan dengan Katedral St Mary di pusat Kota Newcastle. 

baca juga:

Dikatakan banyak orang mengeluhkan soal Pastor Michael McCoy, yang saat itu menjabat sebagai dekan Katedral Newcastle. Menurut kesaksian, McCoy telah mendekati jemaat untuk menghadiri pesta, yang mana ketika itu, pertemuan tidak diizinkan.

"Sejumlah keluhan telah dibuat oleh orang-orang di dalam keuskupan setelah informasi terungkap tentang pesta seks tersebut, yang terjadi di tempat tinggal para imam yang terhubung dengan Katedral Newcastle," ungkap sumber di keuskupan mengatakan kepada Sunday Times.

Sementara itu, sumber kedua menambahkan bagaimana saat ini, 'katedral tersebut telah menjadi bahan guyonan'.

Laporan serupa juga diungkap oleh surat kabar The Northern Echo. Menurut koran Inggris itu, ada dugaan bahwa selama lockdown, McCoy telah bertanya kepada para jemaat gereja apakah mereka ingin menghadiri 'pesta seks' di sebuah properti yang bersebelahan dengan Katedral St Mary.

Nahas, McCoy telah mengambil nyawanya sendiri. Aksi bunuh diri ini dilakukannya pada April 2021, kata Northern Echo mengutip laporan petugas pemeriksa jantung pada Mei lalu.

Dibeberkan, McCoy mencabut nyawanya sendiri hanya beberapa hari setelah mengetahui polisi sedang menyelidiki 'tuduhan bersejarah' terhadapnya.

The Independent, dalam laporannya, merinci bahwa McCoy, yang berusia 57 tahun, telah mengetahui soal penyelidikan dari Kepolisian Northumbria tentang tuduhan pelecehan seksual terhadap anak. Tuduhan itu dikatakan bukan kasus yang baru-baru ini terjadi, dan telah diajukan sebelum McCoy mengambil nyawanya sendiri.

Geger Pesta Seks di Katedral Newscatle Inggris, Vatikan Sigap Luncurkan Penyelidikan - Foto 1
 Katedral St Mary di Newcastle, Inggris - Mark Pink/Alamy

Tuduhan tentang pesta seks, sementara itu, terungkap ketika Sunday Times melaporkan sebuah surat yang dikirim oleh Uskup Agung Liverpool Malcolm McMahon kepada para imam di keuskupan. Uskup Agung itu mengatakan bahwa dia telah diminta oleh Vatikan untuk menyiapkan 'laporan mendalam terkait dengan peristiwa-peristiwa menjelang pengunduran diri Uskup Byrne'.

Dalam suratnya, McMahon mengatakan bahwa dia diminta oleh Dikasteri untuk Para Uskup, sebuah departemen Vatikan yang melapor langsung kepada Paus, untuk melakukan peninjauan. Para rohaniwan, sukarelawan dan staf-staf di masa lalu maupun sekarang juga akan 'dilihat'. Selain itu, lanjut McMahon, peninjauan juga akan berfokus pada pengaturan budaya serta tata kelola sekitar proses pengamanan.

Ketika Byrne mengundurkan diri sebagai Uskup Hexham dan Newcastle pada bulan Desember, dia mengaku kepada para jemaatnya bahwa dia telah merenungkan sesuatu.

"Saya telah merenungkan apa yang Tuhan tuntut dari saya?" katanya saat itu, yang kemudian memutuskan bahwa peran yang diembannya telah menjadi 'beban yang terlalu besar' .

"Keuskupan sebelumnya telah mengundang Badan Standar Perlindungan Katolik (CSSA) untuk melakukan peninjauan setelah pengunduran diri Uskup Byrne pada Desember 2022.

"Para Wali Keuskupan telah bertemu dan melakukan kontak dengan kepala eksekutif dan perwakilan CSSA minggu ini. Mereka telah membahas bagaimana peninjauan tersebut, yang semula dijadwalkan pada Mei 2023, akan dilakukan dan bagaimana temuan nantinya akan dipublikasikan. Saat ini, peninjauan masih sedang berlangsung," kata seorang juru bicara keuskupan Hexham dan Newcastle, dalam sebuah pernyataan, sebagaimana dilansir The Week.[]