News

Gegara Surat Jalan Djoko Tjandra, Kapolri Copot Brigjen Prasetyo dari Jabatan


Gegara Surat Jalan Djoko Tjandra, Kapolri Copot Brigjen Prasetyo dari Jabatan
Kapolri Jenderal Pol Idham Azis (kiri) didampingi Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto (kanan) memberikan pemaparan kepada anggota TNI dan Polri di GOR Hayam Wuruk, Kodam V Brawijaya, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (18/12/2019). Kunjungan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Pol Idham Azis di Surabaya itu dalam rangka meninjau pengamanan Natal dan Tahun Baru 2020. (ANTARA FOTO/Didik Suhartono)

AKURAT.CO, Kepala Kepolisian Republik (Kapolri) Jenderal Pol Idham Azis mencopot  Brigjen Pol Prasetijo Utomo dari jabatan Kakorwas PPNS Bareskrim Polri karena terbukti telah membantu pelarian buronan kelas kakap Djoko Soegiharto Tjandra.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Polisi Argo Yuwono mengatakan bahwa sebagai bentuk sanksi karena telah membuat surat jalan untuk buronan Djoko Soegiharto Tjandra kini Brigjen Pol Prasetijo Utomo ditugaskan sebagai Pati Yanma Polri.

Namun, Argo tidak menjelaskan secara detail apakah Brigjen Pol Prasetijo Utomo mendapatkan iming-iming sejumlah uang untuk membuat surat jalan tersebut atau tidak.

"Pencopotan jabatan ini sebagai bentuk komitmen Kapolri," tuturnya, Rabu (15/7/2020).

Pencopotan Brigjen Pol Prasetijo Utomo tersebut tertuang di dalam surat telegram rahasia dengan nomor: ST/1980/VII/KEP/2020.

Sebelumnya, Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) mengakui bahwa surat jalan buronan kasus korupsi pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali, Djoko Soegiharto Tjandra dikeluarkan oleh Bareskrim Polri yang ditandatangani Brigadir Jenderal Prasetyo Utomo selaku Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan PPNS Bareskrim. 

Argo mengatakan bahwa surat jalan tersebut dikeluarkan atas inisiatif sendiri dari Prasetyo Utomo untuk buronan kelas kakap Djoko Soegiharto Tjandra.

"Surat itu juga tanpa ada pemberitahuan dan tembusan kepada pimpinan," kata Argo, di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (15/7/2020). 

Argo juga menyampaikan bahwa, saat ini jenderal bintang satu itu tengah menjalani pemeriksaan di Divisi Profesi dan Pengamanan Polri dan jika terbukti bersalah Polri akan segera mencopot Prasetyo Utomo dari jabatannya. 

"Jelas kalau memang bersalah akan ditindak tegas. Yang bersangkutan akan dicopot dari jabatannya," tegas Argo.[] 

Ainurrahman

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu