News

Gegara Postingan Ini, KPK Geledah Ruang Tahanan Andi Putra

Akun Facebook atas nama Andi Putra Kuansing bikin geger dunia maya.


Gegara Postingan Ini, KPK Geledah Ruang Tahanan Andi Putra
Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Andi Putra memakai rompi tahanan usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (20/10/2021). (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO, Akun Facebook atas nama Andi Putra Kuansing bikin geger dunia maya. Pasalnya Bupati Kuansing Nonaktif ini telah ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Di Facebook tersebut sebuah caption yang merujuk pada sebuah pertemuan Plt Bupagi Kuansing dengan sejumlah orang.

"Pertemuan hangat pak suhardiman amby dengan kader pdi pusat dan juga org perusahaan pt xxxx..sukses selalu pak plt bupati kuansing..semoga kuansing berjaya dan bermarwa.

Gegara Postingan ini, KPK Geledah Ruang Tahanan Andi Putra - Foto 1
foto-di-fb-bernama-andi-putra.jpg

Saya pribadi mohon maaf telah.mengecewakan masyarakat kuansing.mohon doa dan suport nya agar bisa kmbali.ke kuansing.semoga cuma 20 hari dan kpk hanya mengada2 tak punya bukti... Agar ku bisa bercerita kepada masyarakat kuansing siapa penghinat dibalik ini semua" tulis akun tersebut.

Menangggapi postingan dengan akun Andi Putra Kuansing, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung bergerak. KPK  menggeledah kamar tahanan Andi Putra.

"Menanggapi informasi yang beredar tentang postingan di akun media sosial tahanan KPK atas nama AP Bupati Kuansing, kami sampaikan bahwa petugas rutan KPK, Sabtu (23/10), langsung melakukan penggeledahan di kamar tahanan dimaksud dan tidak menemukan peralatan komunikasi apa pun," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya di Jakarta, Senin (25/10/2021).

Ali mengatakan bahwa Andi Putra sendiri telah membuat pernyataan bahwa dirinya bukan yang menulis pesan status dalam media sosial tersebut.

"KPK pastikan seluruh tahanan dilarang membawa atau menggunakan peralatan elektronik, termasuk alat komunikasi kedalam rutan sebagaimana diatur Permenkumham RI Nomor 6 Tahun 2013," katanya.

Selain itu, kata dia, keamanan Rutan KPK dijaga petugas 1x24 jam dan dipantau melalui berbagai kamera pengawas. KPK juga memeriksa secara detail dan berlapis kepada setiap tahanan yang akan masuk ke Rutan KPK.

"Oleh karena itu, terkait adanya postingan di akun media sosial tahanan KPK tersebut bisa dimungkinan hal itu dilakukan oleh orang lain," ucap Ali.

Diketahui, KPK menetapkan dua orang sebagai tersangka yakni Bupati Kuansing 2021-2026 Andi Putra dan General Manager PT Adimulia Agrolestari, Sudarso. Keduanya langsung ditahan di Rutan KPK.

Penetapan tersangka dimulai dari operasi tangkap tangan penyerahan uang kepada Andi oleh Sudarso di kediaman pribadinya di Kuansing. 

Dalam operasi tersebut KPK mengamankan delapan orang mulai dari sopir Sudarso hingga ajudan bupati.

"Setelah dilakukannya pengumpulan informasi dan berbagai bahan keterangan terkait dugaan tindak pidana korupsi dimaksud, KPK kemudian melakukan penyelidikan sehingga ditemukan adanya bukti permulaan yang cukup, selanjutnya KPK meningkatkan status perkara ini ke tahap penyidikan dengan mengumumkan dua tersangka," ujar Lili di Gedung Merah Putih KPK, Selasa (19/10/2021). []