News

Gegara Mandi Hujan, Guru di Matraman Hajar Siswa Sampai Babak Belur, Disdik Turun Tangan


Gegara Mandi Hujan, Guru di Matraman Hajar Siswa Sampai Babak Belur, Disdik Turun Tangan
Ilustrasi - Kekerasan Anak (AKURAT.CO/Ryan)

AKURAT.CO, Seorang guru Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Matraman Jakarta Timur tega menganiaya anak didiknya hingga babak belur. 

Korbannya adalah seorang siswa berinisial RH. Dia mengalami bengkak dan memar di sekitar wajah akibat di hajar oknum guru ini. 

Aksi tak terpuji guru yang diketahui berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) ini terjadi pada Selasa (22/2/2020) saat jam sekolah sedang berlangsung. 

Sayangnya orang tua korban tak berani melaporkan kekerasan fisik ini kepada pihak berwajib. Namun kasus ini terendus oleh Dinas Pendidikan DKI Jakarta setelah aksi bejat oknum guru ini viral di media sosial kemarin.

Guru pelaku kekerasan ini langsung disanksi tegas dengan diberhentikan sementara oleh Dinas Pendidikan DKI Jakarta.

“(Sudah) dibebas tugaskan," kata Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana saat dikonfirmasI, Jumat (14/2/2020).

Dari penyelidikan dilakukan oleh Dinas Pendidikan, oknum guru tersebut memang terbukti melakukan kekerasan terhadap anak didiknya. 

“Dia guru kelas 6, melakukan kekerasan terhadap peserta didik kelas 6," tandasnya. 

Di sisi lain, pihak kepolisian juga sudah turun tangan atas kasus ini. Penyelidikan pihak kepolisian menyebutkan aksi kekerasan itu dipicu karena oknum guru itu kesal saat korban bersama sejumlah temannya bermain bola saat sedang turun hujan. 

Korban sebenarnya sudah diberitahu agar tak bermain saat hujan, namun tak mendengarkan perintah gurunya, RH kemudian dihajar hingga babak belur.

“Sudah dilarang karena lagi ada ujian, tapi namanya anak-anak kan jadi tetap main. Mungkin gurunya juga kelepasan sehingga memukul,” kata Kapolsek Matraman Kompol Tedjo Asmo.[]