News

Gegara Ferdy Sambo, AKP Idham Fadilah Kena Sanksi Tegas Juga

Gegara Ferdy Sambo, AKP Idham Fadilah Kena Sanksi Tegas Juga
Kabag Penum Divhumas Polri Kombes Nurul Azizah (AKURAT.CO/Anisha Aprilia)

AKURAT.CO, Eks Panit II Unit III Den A Ropaminal Divpropram Polri AKP Idham Fadhilah dijatuhi sanksi demosi (penundaan atau penurunan jabatan) selama setahun.

Sanksi diberikan setelah AKP Idham terbukti melanggar etik dalam menangani kasus pembunuhan Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat. Adapun dalam kasus ini Polri telah menetapkan mantan Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo sebagai tersangka.

"Sanksi administratif berupa mutasi yang bersifat demosi selama 1 tahun semenjak dimutasikan ke Yanma Polri," kata Kabag Penum Divhumas Polri Kombes Nurul Azizah, Kamis (22/9/2022).

baca juga:

AKP Idham Fadilah disidang pada Rabu kemarin (20/9/2022) selama kurang lebih enam jam terhitung sejak pukul 13.00 WIB hingga 19.00 WIB di ruang sidang Divpropam Polri, TNCC Mabes Polri lantai 1.

AKP Idham tak hanya disanksi administratif berupa mutasi bersifat demosi. Majelis sidang etik juga menyatakan perbuatan AKP Idham dalam menangani kasus kematian Brigadir J tercela.

Oleh karena itu, Majelis hakim mewajibkan AKP Idham meminta maaf secara lisan di hadapan sidang KKEP atau secara tertulis kepada pimpinan Polri dan keluarga Brigadir J.

"Ketiga kewajiban pelanggar untuk mengikuti pembinaan mental kepribadian, kejiwaan, keagamaan, dan pengetahuan profesi selama satu bulan," ujar dia.

Sidang etik AKP Idham dipimpin Kombes Rachmat Pamudji selaku ketua komisi KKEP beserta hakim anggota lainnya. Majelis etik juga memeriksa lima orang dalam menyidangkan kasus AKP Idham. Mereka adalah Kombes pol ANP, Iptu HT, Iptu JA, Aiptu SA, dan Briptu SMH.

AKP Idham terbukti melanggar Pasal 5 Ayat 1 Huruf c, Pasal 6 Ayat 2 Huruf b PERPOL Nomor 7/2022 tentang Kode Etik Profesi dan Komisi Kode Etik Kepolisian Negara Republik Indonesia.[]