Ekonomi

Gedung Negara Bakal Disewakan ke Swasta, Said Didu: Apa Nasibnya Sama dengan Hotel Indonesia?

Cuitannya ini kemudian banyak diamini oleh warganet yang berkomentar, banyak dari warganet yang setuju bila nantinya kepemilikan dialihkan ke swasta.


Gedung Negara Bakal Disewakan ke Swasta, Said Didu: Apa Nasibnya Sama dengan Hotel Indonesia?
Said Didu Berpose Membelakangi Hotel Indonesia (twitter.com/msaid_didu)

AKURAT.CO, Pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) sudah disahkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) beberapa skenario sudah dirancang pemerintah untuk menyukseskan pemindahan IKN.

Said Didu, mantan sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) lalu berkomentar dan mempertanyakan nasib gedung-gedung tersebut, apakah akan diambil oleh swasta atau justru nasibnya akan seperti Hotel Indonesia (HI).

"Apkh Istana Negara dan gedung2 sktr Monas (Kemenhan, Pariwisata, Kemenko Polhukam, Kemenko PMK, MA, Kemendagri, BI, Kostrad TNI AD, Kemenhub, MK, KemenBUMN, Kostrad dll) serta gedung lain di berbagai tempat akan bernasib sama dg HI yg "diambil" oleh swasta stlh Ibu Kota pindah?," cuit Didu di Twitternya.

baca juga:

Cuitannya ini kemudian banyak diamini oleh warganet yang turut mengikuti cuitan Twitternya, banyak dari warganet yang setuju bila nantinya kepemilikan akan dialihkan ke swasta.

"Kemungkinannya sangat besar gedung2 tsb dialihkan ke swasta bisa jadi dijual belikan," cuit @TarunaAdjie1

Sebelumnya, untuk diketahui bersama, Direktur Pengelolaan Kekayaan Negara dan Sistem Informasi Kementerian Keuangan Purnama T. Sianturi mengatakan gedung-gedung pemerintahan kementerian dan lembaga nantinya akan dikelola dan disewakan kepada investor atau pihak swasta.

“Pasca pemindahan IKN gedung kementerian lembaga dimungkinkan untuk dikelola, disewakan investor atau pihak swasta,” tutur Direktur Pengelolaan Kekayaan Negara dan Sistem Informasi Kementerian Keuangan Purnama T. Sianturi, saat acara bincang bareng DJKN dengan tema “Aset Negara Dimanfaatkan Swasta? Bagaimana Mekanismenya? Jumat (18/3/2022).

Namun untuk pemanfaatan Barang Milik Negara (BMN), pihaknya belum bisa menjelaskan secara rinci apa saja mekanisme penyewaan aset nantinya. Tetapi sudah dipastikan bahwa gedung-gedung kementerian lembaga yang ada di DKI Jakarta akan digunakan dengan mengoptimalkan pemanfaatannya supaya memberikan kontribusi di dalam penerimaan negara.

“ Belum bisa dijelaskan tetapi intinya bahwa nantinya aset yang ada di ibu kota Jakarta dapat digunakan pemanfaatannya yang juga akan memberikan kontribusi di dalam penerimaan negara,” terangnya.