Ekonomi

Gedor Kinerja Penyaluran Dana Bergulir, Pemerintah Gencarkan Vaksinasi Massal

LPDB-KUMKM gencarkan kegiatan vaksinasi Covid-19 massal di lingkungan instansi


Gedor Kinerja Penyaluran Dana Bergulir, Pemerintah Gencarkan Vaksinasi Massal
Petugas kesehatan bersiap melakukan vaksinasi massal. (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LPDB-KUMKM) menggencarkan kegiatan vaksinasi Corona Virus Disease (COVID-19) massal di lingkungan instansi dalam rangka menyambut HUT ke-15.

Direktur Utama LPDB-KUMKM Supomo dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Rabu, mengatakan Badan Layanan Umum (BLU) LPDB-KUMKM sebagai satuan kerja (Satker) di bawah Kementerian Koperasi dan UKM memegang peran penting dalam upaya pemulihan ekonomi nasional (PEN) khususnya saat pandemi Covid-19, sehingga keberadaannya sangat diperlukan dalam menyokong perekonomian Indonesia.

Selain mendukung program pemerintah dalam percepatan vaksinasi Covid-19, kegiatan vaksinasi massal juga bertujuan untuk mendukung kinerja penyaluran dana bergulir di seluruh Indonesia.

Kegiatan vaksinasi ini diikuti oleh 528 orang peserta, yang terdiri dari para pegawai LPDB-KUMKM sebanyak 252 orang, Pegawai Kementerian Koperasi dan UKM sebanyak 232 orang, Pegawai Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) sebanyak 35 orang. Kemudian, rekan-rekan media sebanyak sembilan orang.

Dalam kegiatan vaksinasi ini LPDB-KUMKM bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, dan melibatkan 23 orang tenaga kesehatan (nakes).

Supomo mengatakan dengan terus mengalirnya dana bergulir dari LPDB-KUMKM kepada pelaku Koperasi dan UMKM di Indonesia diharapkan memberikan dampak pada pemulihan ekonomi akibat dampak dari Covid-19.

"LPDB-KUMKM terus berupaya mendukung seluruh kegiatan pemulihan ekonomi baik di pusat maupun daerah, terutama keberlangsungan usaha koperasi dan UKM," ujarnya.

Ia menambahkan LPDB-KUMKM juga terus menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) yang ketat, mulai dari penggunaan masker, pembatasan jumlah pekerja yang masuk kantor (Work From Office) sebesar 25 persen, hingga melakukan 3T yakni Testing, Tracing, Treatment.

Menurut dia, dengan dilaksanakannya vaksinasi Covid-19 ini diharapkan akan menurunkan angka penularan Covid-19 di Indonesia maupun menciptakan herd immunity atau kekebalan komunal serta menyukseskan program pemerintah untuk vaksinasi massal.

Sumber: Antara