breaking news: Roket Besutan SpaceX-NASA Meluncur Pukul 22.00 WIB

image
Login / Sign Up

KemenPPPA Usul Penambahan Tusi Implementasi, Presiden Jokowi Setuju

Abdul Haris

Image

Menteri Bintang Puspayoga saat Ratas KemenPPPA dengan Presiden RI, Joko Widodo | KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLIN

AKURAT.CO Presiden RI Joko Widodo menyetujui usulan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) yang selama ini tugas dan fungsinya hanya sebatas koordinasi dan sinkronisasi kebijakan, namun ke depan Kemen PPPA bisa melaksanakan tugas dan fungsi implementasi.

Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Terbatas (Ratas) tentang Penanganan Kasus Kekerasan Terhadap Anak yang dipimpin oleh Presiden Jokowi, di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (9/1).

“Kami dari Kemen PPPA menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya pada Bapak Presiden atas penambahan tusi yang diberikan kepada kami. Tadi sudah ada arahan Bapak Presiden akan diperluas Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 59 tahun 2015 tentang Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, nantinya tusi kami tidak hanya koordinatif saja, tetapi ke depan bisa melaksanakan implementasi,” ungkap Menteri Bintang.

baca juga:

Menteri Bintang menambahkan bahwa pada Ratas tersebut juga membahas penanganan kasus kekerasan pada perempuan dan anak. Masih maraknya kasus kekerasan terhadap anak di Indonesia menjadi pekerjaan rumah bersama untuk menuntaskannya.

Ketika bicara soal kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, begitu besar harapan masyarakat kepada kami dalam penanganan kasus, akan tetapi kewenangan kami terbatas untuk itu. Kedepannya dengan penambahan tusi Kemen PPPA, penanganan kasus bisa dilakukan secara tuntas dan komprehensif, mulai dari pencegahan, pelayanan, dan penanganan,” tambah Menteri Bintang.

Berdasarkan data Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (SIMFONI-PPA), pada 2016 jumlah kasus kekerasan terhadap anak sebanyak 6.408 kasus, pada 2017 meningkat menjadi 10.883 kasus, pada 2018 sebanyak 11.200, dan pada 2019 jumlahnya menurun menjadi 9.830 kasus.

Angka tersebut menunjukan fenomena kekerasan terhadap anak merupakan fenomena gunung es dimana kasus yang terlaporkan hanya terlihat dipermukaan saja, sedangkan masih banyak yang belum terlaporkan dengan berbagai alasan.

Dalam ratas tersebut Jokowi meminta tiga hal yang harus menjadi perhatian bersama yakni:

- Memprioritaskan aksi pencegahan kekerasan pada anak yang melibatkan keluarga, sekolah, dan masyarakat.

- Memperbaiki sistem pelaporan dan layanan pengaduan terjadinya kekerasan terhadap anak; melakukan reformasi besar-besaran pada manajemen penanganan kasus kekerasan terhadap anak agar bisa dilakukan dengan cepat, terintegrasi, dan komprehensif

- Dan perlu adanya layanan rehabilitasi sosial dan reintegrasi sosial kembali.

Kemudian hal penting yang juga menjadi concern dalam kasus kekerasan yakni masalah pembiayaan penanganan korban kekerasan di rumah sakit yang tidak bisa ditanggung oleh BPJS. Penambahan Tusi Implementasi yang diberikan kepada KemenPPPA ini nantinya dapat mengisi kekosongan terkait pembiayaan penanganan korban kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak ini.

Kondisi di lapangan pasien korban kekerasan bukan diindikasikan sebagai penyakit sehingga tidak dapat ditanggung dengan BPJS. Oleh karena itu, sesuai dengan arahan presiden untuk mengisi kekosongan itu, Kementerian/Lembaga terkait perlu melaksanakan koordinasi lebih intens.

"Selain Tusi Implementasi, kami juga akan melakukan koordinasi salah satunya dengan Kementerian Kesehatan untuk memastikan penggunaan dana Dekon atau Dana Alokasi Khusus (DKA) untuk pembiayaan penanganan korban kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak,” ujar Menteri Bintang.

Editor: Irma Fauzia

berita terkait

Image

Gaya Hidup

Viral Siswi SMK Digerayangi Ramai-Ramai, KemenPPPA Lakukan Koordinasi Penanganan Daerah

Image

Gaya Hidup

Tanggapan Menteri Bintang Terkait Skull Breaker Challenge yang Viral

Image

Gaya Hidup

KemenPPPA Buka Suara Soal Kasus Eksploitasi Seksual dan Perdagangan Anak Lewat Jalur Online

Image

Gaya Hidup

Menteri Bintang: Perempuan Indonesia Masih Hadapi Ketidakadilan

Image

Gaya Hidup

Kota Layak Anak, Upaya KemenPPPA Kuatkan Kualitas Keluarga

Image

Gaya Hidup

Penghujung 2019, Anak Indonesia Masih Dihantui Berbagai Kekerasan

Image

Gaya Hidup

KemenPPPA Siapkan Penguatan Pengasuhan Anak untuk Tingkatan Kualitas Keluarga

Image

Gaya Hidup

Menteri Bintang Dukung Komitmen Perusahaan dalam Penuhi Hak Anak

Image

Gaya Hidup

Terkait Isu Pembatasan Gawai Anak, Ini yang Dilakukan KemenPPPA

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Peta Sebaran COVID-19 Per 30 Mei: 10 Provinsi Tak Ada Penambahan Kasus Positif

Jawa Timur terjadi penambahan kasus positif paling banyak yaitu 199 orang.

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Kembali Rutinitas di New Normal, Barang-barang Ini Harus Ada di Tasmu

Beragam benda penunjang kesehatan harus ada di tas kamu ketika ingin kembali rutinitas.

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Update Covid-19: Dalam Sehari, Kasus Sembuh Bertambah 532 Orang

Penambahan pasien sembuh terus meningkat tajam.

Image
Gaya Hidup

Viral Dekorasi Kamar Estetis Low Budget, Sulap Sarung Bekas Bapak jadi Taplak!

Menarik untuk dicoba nih

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Per 30 Mei, Total OPD 49.361 di Indonesia dan PDP 12.342

Sebelumnya, pada Jumat 29 Mei 2020, kasus ODP sebanyak 49.212 orang, dan PDP sebanyak 12.499 orang.

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Akibat Pandemi COVID-19, Perjalanan Udara Internasional Baru Kembali Normal di 2023

Para pelancong akan cenderung memilih perjalanan domestik dibandingkan internasional.

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Duh, Diperkirakan Angka Kehamilan di Indonesia Meningkat Akibat Corona

Hal ini terlihat pada bonus demografi di Indonesia.

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Sebelum Kembali ke Kantor, Ini Tips Pencegahan COVID-19 di Tempat Kerja

Ada batasan umur yang boleh bekerja yakni di bawah 45 tahun.

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Jubir COVID-19: Bepergian Keluar Rumah Harus Menjadi Sebuah Pertimbangan

Kalaupun terpaksa harus keluar rumah untuk suatu keperluan, protokol kesehatan wajib dilakukan.

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Begini Penerapan New Normal Saat Bekerja di Kantor Menurut Jubir COVID-19

Saat norma new normal diberlakukan nanti, masyarakat kelompok usia 45 tahun ke bawah akan bisa kembali produktif untuk bekerja dari kantor.

terpopuler

  1. 13 Juli 2020 Hari Pertama Masuk Sekolah, Orang Tua Siswa: Gimana Cara Mereka Social Distancing Sama yang Lain?

  2. Lama Tak Terlihat, Ini 5 Gaya Rambut Baru Para Pemain Persik Kediri

  3. MS Kaban: Presiden Jokowi untuk Pertahankan Kekuasaan Gak Perlu Main Tangkap Orang yang Berbeda

  4. Dari Wasit FIFA Hingga Legenda Serie A, Ini 5 Potret Rendra Soedjono Bersama Para Bintang Sepak Bola

  5. 5 Modifikasi Sepatu Atlet American Football yang Kreatif dan Meriah

  6. Tetap Bekerja Meski Berumur 100 Tahun! Ini 5 Fakta Menarik Biliuner Tertua di Dunia, Chang Yun Chung

  7. 3 Amalan Sunah yang Bisa Dilakukan di Bulan Syawal untuk Menggapai Keistimewaannya

  8. Banyak ART Ingin Kembali ke Jakarta, Pengajuan SIKM Ditolak Mentah-mentah Pemprov DKI

  9. 5 Fakta Menarik Zhong Nanshan, Pakar Penyakit Pernapasan Top China yang Dijuluki Pahlawan SARS

  10. Ruslan Buton Ditangkap Usai Minta Jokowi Mundur, Fadli Zon: Standar Demokrasi Macam Apa yang Kita Pakai?

Jamkrindo Lebaran

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Azami Mohammad

Gaya Bengis Antirokok Memainkan Isu Anak

Image
Dr Idham Kholik

Menjadi (kan) Pemilih Antifobia Covid-19

Image
Ujang Komarudin

New Normal

Image
Andi Rahmat

Perekonomian Indonesia di Bawah Bayang-bayang Gelombang Perubahan Dunia (Bagian Kedua)

Wawancara

Image
News

Interview Siti Fadilah, dari Keadaannya di Penjara yang Mengharukan, Blak-blakan Covid-19 sampai Fitnah yang Menyerangnya

Image
News

Interview Rizal Ramli: Indonesia Diberi Berkah Luar Biasa oleh Tuhan, Cuma Kita Harus Punya Visi Mau Ngapain ke Depan

Image
News

Interview Leony Si Driver Ojol Lulus Cum Laude Sampai Raih Beasiswa Ilmu Hukum

Sosok

Image
Ekonomi

Kiat Agar Bisnis Moncer Ala Bob Sadino

Image
News

Ikut Tren Gunakan FaceApp, Ridwan Kamil: Di Era New Normal Wajah Tak Perlu Dirawat, Cukup Diedit

Image
News

Pernah Terlibat Kasus Pembunuhan hingga Tuntut Jokowi Mundur, 5 Fakta Tak Terduga Ruslan Buton