image
Login / Sign Up

5 Hal yang Tanpa Disadari Bikin Kamu Boros Saat Belanja

Abdul Haris

Image

Ilustrasi seseorang yang merasa boros setelah berbelanja | Best Life

AKURAT.CO, Belanja memang menjadi kegiatan yang tak mungkin bisa dihilangkan dari kehidupan setiap orang untuk memenuhi segala macam Kebutuhan Rumah Tangga dan diri sendiri.

Namun saat selesai pergi Berbelanja, tidak sedikit orang merasa kaget karena banyak uang yang keluar meskipun sudah merasa hanya membeli barang yang dibutuhkan. Hal ini tentu tidak baik karena akan selalu menguras keuanganmu dan keluarga.

Di bawah ini AkuratTren telah merangkum beberapa penyebab yang membuat Belanja kebutuhan terasa sangat memboroskan.

baca juga:

Anda hanya lebih memilih produk segar

Membeli produk panganan yang segar biasanya dikenakan biaya tambahan. Jika kamu bersedia membayar ekstra untuk kesegaran itu, tidak masalah. Jika kamu ingin memperketat anggaran, maka beli produk beku juga tidak jadi masalah.

Apalagi, tidak ada perbedaan nutrisi antara produk segar dan produk yang ada di freezer. Menurut Dr. Oz, banyak manfaat buah dan sayuran tetap sama dalam bentuk beku. 

"Vitamin dan nutrisi lain, termasuk karotenoid, tiamin, dan riboflavin, sama sekali tidak terpengaruh oleh pembekuan, yang berarti kamu bisa makan beku dan tidak pernah merasa bahwa kamu membuat kekurangan pada diri sendiri," jelasnya.

Membeli suatu produk di luar musim

Ini adalah kelezatan lain yang akan dikenakan biaya tambahan. Ketika kamu membeli sebuah produk misal seperti buah yang tidak pada musimnya, biasanya harganya jauh berbeda ketika dibeli.

Jika kamu membeli produk di luar musimmya, itu sudah dipastikan barang impor. Singkatnya, ini membuatmu harus membayar beberapa rupiah lebih banyak untuk produk yang di luar musim.

Kamu membeli daging tulang

Saat membeli produk atau daging per ons, penting untuk memeriksa ulang harga per ons dari setiap item. Untuk buah dan sayuran, informasi ini biasanya ada di rak.

Jika kamu membeli daging, pastikan untuk mengawasi harga per sajian, karena kamu harus memperhitungkan berat tambahan tulang dan lemak hewan. Maka dari itu, pilihlah daging yang memang terbebas dari tulang agar tidak membebani harganya.

Kamu hanya membeli barang sepandang mata

Tidak menutup kemungkinan jika ada toko bahan makanan lokal yang mengalihkan pandangan pelanggan. Sebagian besar toko kelontong menempatkan barang-barang paling mahal dekat dengan mata dan mudah dijangkau, karena mereka tahu pelanggan cenderung tidak mau membungkuk atau berjinjit untuk menemukan harga barang yang lebih baik. 

Jadi untuk mengakali strategi dari supermarket toko, perluas pandangan untuk memasukkan barang yang lebih rendah. 

Kamu termakan merek

Merek yang lebih dikenal biasanya relatif mahal untuk dibeli dibandingkan produk sejenis dengan merek yang kurang dikenal. Untuk produk yang kamu makan mungkin merek yang terkenal memang sulit diganti dengan kompetitor di bawahnya.

Namun, untuk produk pembersih dan peralatan rumah tangga yang diluar untuk dikonsumsi, bisa saja kamu alihkan dari merek-merek terkenal agar bisa hemat.[]

Editor: Bonifasius Sedu Beribe

berita terkait

Image

Iptek

Tak Ingin Kena Tipu Kala Belanja Online? Ini Kiatnya!

Image

Gaya Hidup

Belanja Online Makin Murah, SiCepat Kirim Barang Cuma 5 Ribu Rupiah

Image

Gaya Hidup

Perbedaan Kebiasaan Pria dan Wanita Saat Belanja Online

Image

Iptek

Facebook dan Ebay Janji Berantas Review Palsu Penjualan Produk

Image

Gaya Hidup

Yuk, Belanja Sambil Seru-seruan Akhir Tahun di Jakcloth Year End Sale 2019

Image

Gaya Hidup

Kecanduan Belanja Online Bisa Jadi Gangguan Mental Jenis Baru

Image

Iptek

Belanja Online Akhir Tahun dengan Program Gosend Golucky

Image

Iptek

Harbolnas

Ikuti Langkah ini agar Belanja Online Aman dari Phishing dan Spam

Image

Iptek

Harbolnas

Hari Belanja Online, Penjualaan Alibaba Sentuh 22,63 Miliar Dolar dalam 9 Jam

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Awal Juli, Museum Louvre Paris Prancis Siap Dibuka Kembali

Pengelola berencana membuka kembali musuem pada 6 Juli.

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Per 31 Mei: OPD 49.934 Orang dan PDP 12.913 Orang di Indonesia

Sebelumnya, pada Sabtu, 30 Mei 2020, kasus ODP sebanyak 47.714 orang dan PDP sebanyak 12.832 orang.

Image
Gaya Hidup

5 Manfaat Meditasi Berjalan ala Buddha, Efektif Mengurangi Kecemasan

Saat kita berjalan dengan pikiran yang penuh dan sadar, ternyata bisa dijadikan sebagai salah satu cara bermeditasi.

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Update COVID-19 Per 31 Mei: Penambahan Sembuh 293 Orang

Walaupun kasus positif terus meningkat, pasien yang sembuh juga tak kalah meningkat.

Image
Gaya Hidup

Percepatan Tanam, Penyuluh di Tolitoli Tetap Dampingi Petani

Kegiatan ini tetap dilangsungkan meski dalam pandemi COVID-19, namun tetap mengikuti protokol pencegahannya.

Image
Gaya Hidup

Tips Mewarnai Rambut di Rumah Agar Maksimal

Ketika mewarnai rambut di rumah, tentu ada perasaan takut pewarna tidak maksimal dan tidak sesuai dengan ekspektasi.

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Akibat Imbauan di Rumah Saja, Angka Kehamilan Tak Diinginkan Dikhawatirkan Naik

Kehamilan tidak dikehendaki ini juga berpengaruh pada jumlah stunting, angka kematian ibu (AKI), dan angka kematian bayi (AKB).

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Sempat Tutup Sementara, Tokyo Tower Jepang Kembali Dibuka

Tokyo Tower menerapkan langkah pencegahan dengan memeriksa temperatur wisatawan.

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Tarik Turis Berwisata, Siprus Janji Berikan Berobat Gratis Bila Terkena Virus Saat Berlibur

Negara tersebut tak segan membiayai pengeluaran medis untuk siapa saja yang positif saat berlibur di pulau tersebut.

Image
Gaya Hidup
Wabah Corona

Per 30 Mei, Lebih dari 6 Juta Orang Positif COVID-19 di Dunia

Mesiki demikian, total sembuh dari COVID-19 terus meningkat.

terpopuler

  1. 102 Wilayah Sudah Boleh Beraktivitas Seperti Sediakala, Doni: Saya Ulangi Sekali Lagi, Sangat Tergantung Kedisiplinan Masyarakat

  2. Guru Besar Nimatul Huda Diteror, Fahri Hamzah: Saya Usul UII Lapor Sinuwun Aja

  3. Kontroversi Risma Marah, PDIP: Dalam Situasi Tidak Mudah Seperti Ini, Gotong-royong Harus Dikedepankan

  4. Anggota DPR Kutuk Keras Ancaman dan Intimidasi Terhadap Diskusi di UGM

  5. Kasus COVID-19 di Jatim Naik, Sedangkan Jabar Walau Angkanya Masih Tinggi Cenderung Turun

  6. Sandiaga Uno Rekomendasikan Kegiatan Ekonomi Dibuka dalam 4 Zona Saat New Normal

  7. Wisatawan Serbu Kawasan Puncak Bogor

  8. Polisi Perketat Penyekatan Kendaraan di Pelabuhan Merak

  9. Siapkan Transisi Menuju New Normal, Khofifah Tidak Perpanjang PSBB di Malang Raya

  10. Perubahan Drastis Fisik Gelandang Bayern Muenchen Ini Bikin Melongo

Jamkrindo Lebaran

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Memaknai Silaturahim Virtual

Image
Azami Mohammad

Gaya Bengis Antirokok Memainkan Isu Anak

Image
Dr Idham Kholik

Menjadi (kan) Pemilih Antifobia Covid-19

Image
Ujang Komarudin

New Normal

Wawancara

Image
News

Interview Siti Fadilah, dari Keadaannya di Penjara yang Mengharukan, Blak-blakan Covid-19 sampai Fitnah yang Menyerangnya

Image
News

Interview Rizal Ramli: Indonesia Diberi Berkah Luar Biasa oleh Tuhan, Cuma Kita Harus Punya Visi Mau Ngapain ke Depan

Image
News

Interview Leony Si Driver Ojol Lulus Cum Laude Sampai Raih Beasiswa Ilmu Hukum

Sosok

Image
Ekonomi

Kiat Agar Bisnis Moncer Ala Bob Sadino

Image
News

Ikut Tren Gunakan FaceApp, Ridwan Kamil: Di Era New Normal Wajah Tak Perlu Dirawat, Cukup Diedit

Image
News

Pernah Terlibat Kasus Pembunuhan hingga Tuntut Jokowi Mundur, 5 Fakta Tak Terduga Ruslan Buton